Trans Batam Koridor 7 Tawarkan Tarif Mulai Rp2.500 dan Armada Berteknologi Modern
- 30 Jun 2026 16:33 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota Batam mulai mengoperasikan uji coba Bus Rapid Transit (BRT) Trans Batam Koridor 7 dengan menawarkan tarif mulai Rp2.500 serta armada yang dilengkapi sejumlah fitur keselamatan dan kenyamanan bagi penumpang.
Koridor baru yang menghubungkan Nongsa, Bandara Internasional Hang Nadim, dan Batam Center itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas layanan transportasi publik sekaligus mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.
Kepala UPT Bus Trans Batam, Bambang Cipto, mengatakan setiap armada Koridor 7 telah dilengkapi kamera pengawas (CCTV), sistem pendeteksi pengemudi mengantuk, perangkat GPS yang dapat dipantau melalui aplikasi, port pengisian daya telepon seluler, serta akses kursi roda bagi penyandang disabilitas.
Menurut Bambang, setiap bus mampu mengangkut hingga 40 penumpang. Seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai, meski petugas tetap disiagakan untuk membantu penumpang yang belum memiliki kartu atau aplikasi pembayaran elektronik.
Selama masa uji coba, Pemerintah Kota Batam menetapkan tarif sebesar Rp5.000 untuk penumpang umum dan Rp2.500 bagi pelajar serta anak-anak. Waktu tunggu bus diperkirakan sekitar 20 menit pada pagi hari dan 30 menit pada siang hingga sore.
"Kami berharap jika jumlah penumpang terus meningkat, frekuensi perjalanan juga akan ditambah sehingga waktu tunggu menjadi lebih singkat," kata Bambang, Senin 29 Juni 2026.
Asisten II Pemerintah Kota Batam, Yusfa Hendri, mengatakan pengoperasian Koridor 7 merupakan bagian dari pengembangan sistem transportasi publik yang saling terhubung. Menurutnya, Batam kini menjadi kota ketiga di Indonesia yang memiliki layanan BRT yang terintegrasi dengan bandara, setelah Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang dan Bandara Jenderal Ahmad Yani di Semarang.
"Pemerintah Kota Batam berharap layanan baru tersebut tidak hanya memperluas akses menuju Bandara Hang Nadim, tetapi juga meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau," tutup Yusfa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....