Polibatam Uji Kualitas Kompos Wujudkan Kampus Hijau Berkelanjutan 2026
- 29 Jun 2026 18:36 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Politeknik Negeri Batam (Polibatam) terus memperkuat komitmennya sebagai kampus hijau melalui kegiatan Demplot Pengujian Kualitas Kompos Produk Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Polibatam. Kegiatan ini dilaksanakan di kebun uji coba yang berada di belakang lapangan futsal dan tenis Polibatam sebagai bagian dari upaya mengembangkan sistem pengelolaan sampah organik yang lebih produktif dan ramah lingkungan.
Demplot tersebut dibangun menggunakan lima raised bed dan ratusan polybag sebagai media tanam. Seluruh media digunakan untuk menguji kualitas kompos hasil pengolahan sampah organik berupa daun dan rumput yang berasal dari lingkungan kampus. Melalui program ini, limbah organik yang sebelumnya hanya menjadi sampah kini diolah menjadi pupuk kompos yang memiliki nilai guna dan manfaat bagi pertanian.
Dalam tahap pengujian, kompos produksi TPST Polibatam dimanfaatkan sebagai media pendukung pertumbuhan tanaman sayuran, khususnya kangkung. Hasil awal menunjukkan perkembangan tanaman yang baik, bahkan proses panen perdana telah dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026. Panen tersebut menjadi bagian dari evaluasi awal terhadap efektivitas kompos dalam mendukung pertumbuhan tanaman di lahan uji coba.
Selanjutnya, kompos hasil produksi TPST Polibatam akan menjalani pengujian laboratorium untuk mengetahui kandungan unsur hara, tingkat kesuburan, serta kualitasnya secara ilmiah. Hasil pengujian tersebut diharapkan menjadi dasar dalam meningkatkan mutu kompos sehingga dapat dimanfaatkan lebih luas, baik untuk kebutuhan kampus maupun masyarakat.
Program ini juga menjadi langkah nyata Polibatam dalam menerapkan konsep ekonomi sirkular, yaitu mengolah limbah menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Sampah daun dan rumput yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan kini diubah menjadi pupuk organik yang mendukung kegiatan urban farming, penghijauan kampus, serta berpotensi menjadi produk bernilai ekonomi apabila dikembangkan dalam skala yang lebih besar.
Sebagai perguruan tinggi vokasi, Polibatam tidak hanya berfokus pada pendidikan dan pengembangan teknologi, tetapi juga mendorong penerapan praktik pembangunan berkelanjutan. Kegiatan seperti pengelolaan sampah organik, konservasi lingkungan, dan penelitian di bidang pertanian perkotaan menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat dan inovasi berbasis lingkungan.
Melalui demplot pengujian kompos ini, Polibatam berharap mampu menghasilkan produk kompos berkualitas sekaligus menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah yang efektif di lingkungan kampus. Program tersebut diharapkan dapat menginspirasi masyarakat, sekolah, maupun institusi lain untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan demi mendukung pelestarian lingkungan dan ketahanan pangan di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....