Aplikasi Digital hingga AI Dinilai Dapat Membantu Anak Mengatasi Hambatan Belaja

  • 29 Jun 2026 09:47 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Perkembangan teknologi digital menghadirkan berbagai solusi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar anak yang mengalami kesulitan membaca, menulis, berhitung, maupun berkonsentrasi. Berbagai fitur yang tersedia pada perangkat sehari-hari dinilai mampu menjadi media pembelajaran yang lebih menarik dan mudah dipahami anak.

Dosen dan Kepala Program Studi Sistem Informasi Institut Teknologi Batam (ITEBA), Alvendo Wahyu Aranski, mengatakan pemanfaatan teknologi tidak harus bergantung pada aplikasi khusus yang mahal. Berbagai platform yang sudah umum digunakan masyarakat sebenarnya telah memiliki fitur yang dapat membantu anak belajar dalam acara Indonesia Autism Summit (INAS) 2026 di Hotel Harmoni One Batam, Kamis, 11 Juni 2026.

Menurutnya, fitur speech to text maupun text to speech yang tersedia pada Microsoft Word maupun layanan berbasis Google dapat dimanfaatkan untuk membantu anak mengenali hubungan antara suara, kata, dan tulisan.

"Bapak Ibu tidak perlu memikirkan aplikasi apa yang bagus. Semua aplikasi bagus tergantung kita mau pakai yang mana. Microsoft Word sudah punya hal tersebut. Kita klik mikrofonnya, anak berbicara, lalu apa yang dia ucapkan akan muncul menjadi tulisan," jelasnya.

Selain fitur bawaan tersebut, Alvendo juga memperkenalkan sejumlah aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk membantu anak dengan hambatan belajar, seperti aplikasi latihan membaca, menulis, hingga permainan edukatif yang dirancang sesuai kebutuhan anak.

Ia menilai kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) juga membuka peluang baru dalam pendidikan. Dengan AI, guru maupun orang tua dapat membuat materi belajar yang lebih menarik sesuai karakter dan kemampuan masing-masing anak.

Menurutnya, teknologi seharusnya dimanfaatkan sebagai alat untuk meningkatkan kreativitas dalam mengajar, bukan menggantikan peran guru. Guru tetap menjadi sosok yang menentukan bagaimana teknologi digunakan secara efektif di dalam kelas.

"Sekarang AI sudah sangat membantu. Bisa dipakai dan dimanfaatkan untuk kepentingan belajar. Tinggal bagaimana kita menggunakannya agar sesuai dengan kebutuhan anak," katanya.

Alvendo berharap sekolah mulai terbuka terhadap pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari pembelajaran inklusif. Dengan pendekatan yang tepat, teknologi dapat membantu anak belajar lebih percaya diri tanpa merasa tertinggal dibandingkan teman-temannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....