Dukungan Sosial Dinilai Mampu Mengurangi Beban Keluarga Anak Autisme
- 29 Jun 2026 09:54 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Perjuangan mendampingi anak autisme tidak hanya dirasakan oleh anak, tetapi juga keluarga yang setiap hari berusaha memahami kebutuhan mereka. Di balik upaya tersebut, masih banyak orang tua yang menyimpan kekhawatiran mengenai masa depan anak, mulai dari pendidikan hingga penerimaan di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Ketua Panitia Indonesia Autism Summit (INAS) 2026, Dr. Ruwinah Abdul Karim, dalam pembukaan Indonesia Autism Summit 2026 di Batam. Menurutnya, kekhawatiran orang tua sering kali tidak terlihat karena dipendam demi tetap memberikan semangat kepada anak-anak mereka.
Ruwinah mengatakan, banyak orang tua berusaha terlihat tegar meskipun sebenarnya terus memikirkan kehidupan anak di masa depan. Pertanyaan mengenai siapa yang akan mendampingi anak dan apakah mereka dapat diterima di masyarakat masih menjadi beban yang dirasakan banyak keluarga.
"Ada orang tua yang kelihatan kuat di hadapan anaknya tetapi menangis dalam diam karena memikirkan hari esok. Siapa yang akan menjaga anak saya? Apakah anak saya akan diterima? Dan apakah anak saya punya tempat dalam masyarakat?"
Menurutnya, kekhawatiran tersebut tidak bisa dijawab oleh satu lembaga atau satu profesi saja. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar keluarga merasa memiliki tempat untuk berbagi dan memperoleh dukungan dalam mendampingi anak.
Ia menilai masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi penyandang autisme. Dukungan sederhana, seperti memberikan kesempatan berinteraksi tanpa stigma, dapat membantu anak membangun rasa percaya diri.
"Kita mungkin tidak bisa menjawab semua kekhawatiran yang ada pada orang tua. Tapi kita bisa memulai dengan satu langkah yang jelas, membuat mereka merasa tidak sendirian."
Ruwinah berharap Indonesia Autism Summit 2026 menjadi ruang yang memperkuat kolaborasi antarpihak dalam membangun sistem dukungan yang lebih baik bagi anak autisme dan keluarganya.
Menurutnya, ketika keluarga merasa didampingi oleh lingkungan sekitar, mereka akan lebih optimistis dalam mempersiapkan masa depan anak sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....