Sekda Soroti Ancaman Banjir dan Banjir Rob di Kota Batam

  • 18 Jun 2026 10:21 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Banjir dan banjir rob masih menjadi ancaman yang perlu mendapat perhatian serius dalam penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Daerah (RPBD) Kota Batam periode 2025-2029. Pemerintah Kota Batam menilai kedua bencana tersebut memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mengatakan kondisi geografis Batam membuat beberapa kawasan rentan mengalami genangan ketika curah hujan tinggi. Selain itu, wilayah pesisir juga berpotensi terdampak banjir rob saat pasang laut bertepatan dengan tingginya curah hujan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Batam bukan termasuk daerah dengan tingkat ancaman bencana besar seperti sejumlah daerah lain di Indonesia. Namun kesiapsiagaan tetap harus dilakukan agar dampak yang muncul dapat diminimalkan.

Menurutnya, berbagai kejadian yang pernah terjadi harus menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan dokumen RPBD. Dengan demikian, program dan kegiatan yang disusun nantinya dapat lebih tepat sasaran.

"Yang sering terjadi, banjir seperti yang saya sampaikan di awal. Lalu terjadi hujan dengan curah hujan yang cukup tinggi. Kemudian pada bulan-bulan tertentu terjadi banjir rob apabila curah hujan dan pasang laut bertemu di beberapa daerah pesisir," kata Firmansyah.

Ia menjelaskan, selain banjir dan banjir rob, sejumlah kawasan juga kerap mengalami dampak cuaca ekstrem berupa angin puting beliung. Fenomena tersebut hampir setiap tahun terjadi di beberapa lokasi yang sama.

Karena itu, pemerintah daerah perlu memiliki langkah antisipasi yang lebih baik, baik melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, maupun koordinasi lintas instansi.

"Semuanya harus kita persiapkan sebaik mungkin agar seluruh stakeholder yang ada bisa mengantisipasi secara dini," ujarnya.

Firmansyah berharap RPBD yang sedang disusun dapat menjadi landasan dalam mengurangi risiko berbagai ancaman bencana yang selama ini terjadi di Kota Batam, khususnya banjir dan cuaca ekstrem yang paling sering dirasakan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....