Sekda Batam Minta Seluruh Stakeholder Aktif Beri Masukan dalam Penyusunan RPBD
- 18 Jun 2026 09:20 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota Batam membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terlibat dalam penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Daerah (RPBD) periode 2025-2029. Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting agar dokumen yang disusun mampu menjawab tantangan kebencanaan yang dihadapi daerah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat membuka Forum Perangkat Daerah Penyusunan RPBD Kota Batam. Forum tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, TNI-Polri, akademisi, relawan kebencanaan, hingga perwakilan dunia usaha.
Menurut Firmansyah, penyusunan RPBD tidak dapat dilakukan hanya oleh BPBD atau pemerintah daerah semata. Seluruh instansi yang berkaitan dengan penanggulangan bencana perlu menyampaikan pandangan dan pengalaman masing-masing agar dokumen yang dihasilkan lebih komprehensif.
Ia menilai setiap stakeholder memiliki data, pengalaman, dan perspektif yang berbeda terkait ancaman bencana yang terjadi di Kota Batam. Masukan tersebut diperlukan untuk memperkuat arah kebijakan maupun program yang akan disusun selama lima tahun ke depan.
"Kami mohon kepada Bapak dan Ibu stakeholder yang hadir pada kesempatan ini, berikanlah dan sampaikanlah pendapatnya, pemikirannya sehingga rancangan awal RPBD Kota Batam ini bisa tersusun dengan sempurna dan bisa menjadi pedoman bagi kita semua," kata Firmansyah.
Menurutnya, forum konsultasi menjadi tahapan penting untuk memastikan tidak ada persoalan kebencanaan yang terlewat dalam proses penyusunan dokumen. Seluruh masukan yang disampaikan nantinya akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum RPBD ditetapkan.
Firmansyah juga mengingatkan bahwa kebijakan yang disusun tanpa mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak berpotensi menimbulkan kekurangan dalam pelaksanaannya di lapangan. Karena itu, proses partisipatif harus menjadi bagian penting dalam penyusunan dokumen perencanaan kebencanaan.
"Kalau ada yang terlewatkan, insya Allah apa kebijakan yang diambil tentu terjadi kekurangan juga. Jadi seluruh stakeholder harus memberikan masukannya sehingga dokumen yang dihasilkan benar-benar lengkap," ujarnya.
Melalui forum tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap RPBD dapat menjadi pedoman bersama dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi dan melibatkan seluruh unsur terkait di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....