Ustadz Abdil Muhadir Ajak Warga Batam Perkuat Akhlak dan Persaudaraan

  • 18 Jun 2026 07:20 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Peringatan Malam Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tingkat Kota Batam dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan dan moral di tengah masyarakat. Melalui tausiah yang disampaikan di Masjid Agung Raja Hamidah, Senin, 15 Juni 2026, Ustadz Abdil Muhadir mengajak umat Islam menjadikan momentum hijrah sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Dalam ceramahnya, ia menyoroti berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, khususnya terkait pembinaan generasi muda. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam menjaga anak-anak dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.

Abdil Muhadir menegaskan bahwa hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan waktu dari satu tahun ke tahun berikutnya. Lebih dari itu, hijrah merupakan proses memperbaiki diri dan meninggalkan kebiasaan yang tidak sesuai dengan ajaran agama.

“Apa makna hijrah sebenarnya? Memperbaharui nilai masa lalu. Mudah-mudahan masa depan lebih baik lagi,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membiarkan berbagai bentuk kemaksiatan dianggap sebagai hal yang biasa. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan sekitar merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kehidupan sosial yang sehat.

Selain itu, Abdil Muhadir mengajak masyarakat memperkuat persahabatan dan menjaga kebersamaan. Ia menilai hubungan sosial yang baik akan membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang kedua, hargai kebersamaan dalam persahabatan. Yang ketiga, tutup masa lalunya. Yang keempat, kita bukan lari dari masalah, tugas kita adalah menyelesaikan masalah bersama-sama,” katanya.

Dalam tausiahnya yang disampaikan dengan gaya komunikatif dan diselingi humor, Abdil Muhadir juga mengingatkan pentingnya menutup aib sesama serta memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk berubah menjadi lebih baik.

Menurutnya, setiap manusia memiliki masa lalu dan tantangan hidup masing-masing. Karena itu, masyarakat perlu membangun budaya saling mendukung dan mengingatkan dalam kebaikan.

Ia berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi titik awal bagi masyarakat Batam untuk memperkuat keimanan, menjaga akhlak, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Dengan semangat hijrah, masyarakat diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama yang menjadi pedoman hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....