Perantau Minang di Batam Gelar Saluang Dendang di Batu Aji

  • 31 Mei 2026 21:56 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Komunitas perantau Minang yang tergabung dalam Gema Minang DPC Sagulung dan Batu Aji akan menggelar pertunjukan Saluang Dendang di Djoeragan Cafe, Sagulung, pada 7 Juni mendatang sebagai upaya menjaga kelestarian budaya Minangkabau sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga perantauan.

Kegiatan yang akan menghadirkan sejumlah seniman Minang tersebut dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan warga Minang yang tersebar di berbagai wilayah Kota Batam.

Ketua Gema Minang Sagulung, Jafrizal Sofyandi, mengatakan Saluang Dendang merupakan salah satu warisan budaya Minangkabau yang perlu terus diperkenalkan dan dilestarikan di daerah perantauan.

“Kami berharap acara ini menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, menjaga budaya Minang tetap hidup, dan menghadirkan kebersamaan yang hangat di tengah masyarakat,” katanya.

Selain mempererat hubungan antarperantau, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mengenalkan seni tradisional Minang kepada generasi muda yang tumbuh jauh dari kampung halaman orang tua mereka.

Sekretaris Panitia, Antonni Syafril, menilai pelestarian budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kesenian tradisional tidak tergerus perkembangan zaman.

“Harapan kami, anak-anak muda bisa mencintai dan melestarikan seni tradisi Minang. Dengan begitu, budaya kita tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang di perantauan,” ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan itu juga datang dari berbagai unsur masyarakat Minang di Batam. Ketua Gema Minang Pasar Induk, Befiwarman, mengatakan seni tradisional memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat hubungan sosial antaranggota komunitas.

Menurutnya, Saluang Dendang bukan hanya pertunjukan seni, tetapi juga media yang mempertemukan warga Minang dari berbagai latar belakang dalam suasana kebersamaan.

Batam selama ini menjadi salah satu daerah tujuan perantauan masyarakat Minangkabau. Di tengah kehidupan kota yang terus berkembang, berbagai komunitas budaya berupaya mempertahankan tradisi leluhur melalui kegiatan seni, budaya, dan sosial yang melibatkan generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap Saluang Dendang dapat terus dikenal oleh masyarakat luas dan menjadi agenda budaya rutin yang memperkuat identitas perantau Minang di Kota Batam.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....