Gubernur Kepri Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Keikhlasan dan Kepedulian

  • 28 Mei 2026 10:49 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam– Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Al Fudhola Kota Batam, Rabu, 27 Mei 2026. Ribuan jamaah tampak memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian ibadah sekaligus mendengarkan khutbah Idul Adha yang disampaikan langsung oleh gubernur.

Dalam khutbahnya, Ansar Ahmad menyampaikan bahwa Idul Adha menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperkuat ketakwaan dan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Gema takbir, tahmid, dan tahlil yang berkumandang pada hari raya disebut sebagai pengingat akan kebesaran Allah serta ajakan bagi umat Islam untuk kembali memperbaiki diri.

Menurut Ansar, ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan semata, tetapi juga sebagai simbol pengorbanan dan keikhlasan seorang hamba kepada Sang Pencipta. Ia menegaskan bahwa nilai utama dalam berkurban adalah ketakwaan serta kesediaan manusia untuk menyingkirkan sifat-sifat buruk dalam diri.

“Qurban secara harfiah bermakna kedekatan kepada Allah, kedekatan yang didasari karena kecintaan yang tinggi kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala lebih dari segalanya harta, kekayaan, pangkat, kedudukan, kemuliaan, dan sanjungan. Pemotongan hewan kurban merupakan perlambang simbol dari pengorbanan kita, membuang jauh segala sifat-sifat yang tidak terpuji,” ujar Ansar Ahmad dalam khutbahnya.

Selain memiliki dimensi hubungan manusia dengan Allah atau hablum minallah, Ansar juga menekankan bahwa ibadah kurban mengandung nilai sosial dan kemanusiaan. Melalui pembagian daging kurban, umat Islam diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan serta mempererat solidaritas antarsesama.

Dalam khutbah tersebut, Ansar Ahmad turut mengangkat kisah keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagai simbol ketaatan dan pengorbanan yang tulus dalam menjalankan perintah Allah. Kisah tersebut dinilai relevan untuk dijadikan contoh dalam kehidupan saat ini, terutama bagi generasi muda agar memiliki sikap sabar, taat kepada orang tua, dan menjunjung tinggi nilai keikhlasan.

Ia berharap momentum Idul Adha dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga nilai kemanusiaan, serta menumbuhkan semangat berbagi dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....