Usia Bukan Halangan! Kisah Sukses Kelompok Tani Paruh Baya di Batam

  • 25 Mei 2026 11:22 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Urip Rukun Makmur adalah kelompok tani yang beroperasi di kelurahan tembesi kecamatan sagulung kota Batam. Kelompok tani ini hadir dari tahun 2023 lalu yang terdiri atas tiga puluh orang anggota yang sudah menginjak usia paruh baya. Akan tetapi, usia mereka yang tidak lagi muda bukanlah penghalang bagi para petani Urip Rukun Makmur ini untuk terus berkembang dan melanjutkan budidaya sayuran.

Kelompok tani ini memiliki keyakinan bahwa tanah merupakan sumber kehidupan yang kekal, sehingga harus terus mereka manfaatkan sebaik mungkin.

Mayoritas dari anggota Urip Rukun Makmur berasal dari latar belakang keluarga yang telah menjadi petani selama beberapa generasi, dan kelompok tani ini diketuai oleh Sutimin.

Sutimin mengatakan petani dikelompok tani urip rukun makmur ini lebih dikenal dengan petani ubi kayu, karena ubi kayu jenis tanaman utama yang ditanam oleh petani dikelompok tani ini.

Bukan tanpa alasan, laki-laki usia 58 tahun ini menjelaskan bahwa ubi kayu menjadi jenis tanaman utama bagi kelompok taninya.

“Ubi kayu ini kan dapat tumbuh subur pada dataran rendah sampai medium dengan pengairan yang relatif minim. Kemudian satu pohon ubi kayu bisa menghasilkan ubi yang banyak. Selain itu, ubi kayu juga mempunyai waktu panen yang singkat,” cerita Sutimin kepada RRI.

Selama menjalankan usaha kelompok tani ini tidak selalu berjalan mulus. Sutimin dan beberapa anggota kelompok tani Urip Rukun Makmur mengaku sempat kehabisan modal karena tanamannya diserang hama. Sementara di satu sisi, dia tetap harus menjalankan usahanya demi bertahan hidup.

Beruntung PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk hadir untuk memberikan pinjaman melalui program kredit usaha rakyat atau KUR.

“Saya pribadi khususnya merasakan manfaat dari dukungan pendanaan dari BRI ini. Pinjaman dari BRI ini saya manfaatkan untuk menambah modal, memajukan usaha perkebunan ubi kayu ini,” ungkapnya.

Menariknya, dikatakan Sutimin Bank BRI bukan hanya sebatas pada penyaluran dana, melainkan ada bantuan juga beberapa alat pertanian untuk kelompok tani Urip Rukun Makmur.

Diakui Sutimin dari hasil pertanian tersebut ia mampu menghidupi keluarganya yang terdiri dari seorang istri dan tiga anak. Sutimin dan para anggota kelompok ini percaya bahwa usia bukanlah penghalang bagi mereka untuk menjadi petani yang lebih baik lagi.

Hal ini juga mencerminkan peran KUR BRI yang tidak hanya menjaga keberlanjutan usaha, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....