Keterbatasan Ahli Endokrin Anak di Daerah Jadi Sorotan

  • 23 Mei 2026 19:25 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Keterbatasan tenaga ahli endokrinologi anak di daerah menjadi salah satu sorotan dalam pelaksanaan 11th Indonesian Pediatric Endocrinology Update atau PEDENDO 2026 di Batam. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan dalam penanganan kasus gangguan hormon dan pertumbuhan pada anak.

Ketua IDAI Cabang Kepulauan Riau, dr. Muhammad Rizqa, spesialis anak mengatakan hingga saat ini Provinsi Kepulauan Riau belum memiliki konsultan endokrinologi anak tetap. Menurutnya, kondisi tersebut membuat peningkatan kapasitas tenaga medis umum dan dokter anak menjadi sangat penting.

Ia menjelaskan wilayah kepulauan memiliki tantangan pelayanan kesehatan yang berbeda dibanding daerah perkotaan dengan fasilitas lengkap. Karena itu, tenaga medis di daerah dituntut mampu mengenali dan menangani kasus endokrin secara tepat.

“Provinsi Kepulauan Riau memang belum mempunyai ahli endokrinologi anak yang tetap,” kata dr. Muhammad Rizqa.

Meski demikian, keterbatasan tersebut justru menjadi motivasi bagi IDAI Kepulauan Riau untuk menghadirkan forum ilmiah nasional di Batam. Melalui kegiatan tersebut, tenaga medis di daerah diharapkan mendapat akses pembelajaran langsung dari para ahli endokrinologi anak di Indonesia.

“Namun justru dari keterbatasan tersebut lahirlah semangat kami untuk menghadirkan forum ilmiah ini di sini,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga medis lokal menjadi langkah penting dalam memperkuat layanan kesehatan anak di daerah. Dengan kemampuan klinis yang lebih baik, pasien tidak selalu harus dirujuk keluar daerah untuk mendapatkan penanganan awal.

Forum PEDENDO 2026 juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara dokter umum, dokter anak, dan konsultan endokrinologi anak di berbagai daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan anak secara merata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....