PEDENDO 2026 Angkat Tantangan Penanganan Gangguan Endokrin di Wilayah Kepulauan

  • 23 Mei 2026 19:26 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam = Pelaksanaan 11th Indonesian Pediatric Endocrinology Update atau PEDENDO 2026 di Batam menjadi momentum pembahasan penanganan gangguan endokrin anak di wilayah kepulauan. Forum ilmiah nasional tersebut menghadirkan ratusan tenaga medis dari berbagai daerah di Indonesia untuk membahas pendekatan klinis praktis dalam pelayanan kesehatan anak.

Kegiatan yang digelar oleh UKK Endokrinologi Ikatan Dokter Anak Indonesia bersama IDAI Cabang Kepulauan Riau itu berlangsung secara hybrid dengan peserta luring maupun daring. Sejumlah dokter spesialis anak, dokter umum, hingga peserta pendidikan dokter spesialis mengikuti rangkaian simposium dan workshop yang disiapkan panitia.

Ketua Panitia PEDENDO 2026, dr. Syifa Armenda, spesialis anak mengatakan wilayah Kepulauan Riau memiliki tantangan tersendiri dalam penanganan pasien anak dengan gangguan endokrin. Menurutnya, kondisi geografis antarpulau membuat pelayanan kesehatan membutuhkan strategi yang lebih efektif.

“Tema kita untuk Pedendo tahun ini yaitu strategi pendekatan klinis praktis gangguan endokrin dalam praktik sehari-hari,” kata dr. Syifa Armenda.

Ia menjelaskan penanganan pasien endokrin anak di daerah kepulauan memerlukan koordinasi dan tata laksana yang optimal agar pasien tetap mendapatkan pelayanan yang komprehensif. Hal itu menjadi alasan penting mengapa pendekatan praktis dalam pelayanan klinis diangkat dalam forum ilmiah tersebut.

“Dengan jarak tempuh antar pulau yang tidak dekat tentu membutuhkan pendekatan agar tata laksana kasus endokrin anak tetap berjalan dengan optimal dan komprehensif,” ujarnya.

Selain membahas tata laksana klinis, kegiatan PEDENDO 2026 juga menjadi ruang pertukaran pengalaman antar tenaga medis dari berbagai daerah. Para peserta mendapatkan pembaruan ilmu terkait gangguan pertumbuhan, diabetes anak, gangguan pubertas, hingga kelainan hormon lainnya.

Panitia berharap hasil pembelajaran selama kegiatan dapat diterapkan dalam praktik pelayanan kesehatan sehari-hari. Dengan peningkatan kapasitas tenaga medis, penanganan gangguan endokrin anak di berbagai daerah diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....