Bripka Zulhamsyah, Potret Nyata Bhayangkara Sahabat Masyarakat
- 19 Mei 2026 15:53 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Tugas polisi bukan hanya menjaga hukum, tapi juga menjaga hati rakyat. Sosok tersebut terdapat pada diri Bripka Zulhamsyah Putra. Anggota Polresta Tanjungpinang Polda Kepri ini dikenal luas sebagai polisi yang tidak hanya menjalankan tugasnya dengan baik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Ia menjelma menjadi pelayan masyarakat sejati, mengubah empati menjadi aksi nyata melalui program social yakni Razia Perut Lapar (RPL).
RPL ini bukan untuk melakukan razia yang menakutkan, melainkan razia yang menyenangkan membantu masyarakat kurang mampu.
Berbekal niat tulus, dana pribadi, dan bantuan relawan, Bripka Zulhamsyah memberikan makanan gratis, sembako dan senyum tulus untuk mereka yang kerap terlupakan.
Mereka tersebut diantaranya pedagang kaki lima, tukang becak, driver ojek, anak jalanan, buruh harian, janda lansia, hingga warga tidak mampu yang hidup dalam kesedihan.
Program sosial ini telah ia jalankan secara konsisten selama bertahun-tahun dan menjadi salah satu gerakan yang sangat dicintai masyarakat Kepulauan Riau hingga saat ini.

“Program RPL lahir pada 2021, di masa sulit pandemi Covid-19. Saat itu, banyak warga kehilangan penghasilan dan kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Waktu itu saya melihat sendiri ada warga yang belum makan seharian. Dari situ lah hati saya terpanggil, sebagai manusia dan sebagai polisi, saya tidak boleh tinggal diam," kenangnya dalam dialog bersama RRI Batam.
Tidak hanya menjangkau pelosok Kota Tanjungpinang, Razia Perut Lapar (RPL) oleh polisi yang bertugas di Satintelkam Polresta Tanjungpinang ini juga memperluas hingga ke Kota Batam. Bahkan semangat berbagi sang polisi berhati mulia ini bahkan dibawanya hingga ke Tanah Suci Mekkah.
"Alhamdulillah, saya bisa sampai ke kota Mekkah karena kebaikan hati bapak Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin yang telah memberangkatkan saya ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah Umroh," ungkapnya.
Selama di Mekkah dan Madinah, ia tetap menjalankan aksi sosial dengan mengenakan rompi berlogo Polda Kepri dan RPL. Ia membagikan makanan, kurma, Al-Qur’an hingga sajadah kepada jemaah dari berbagai negara.

Atas dedikasi kemanusiaannya yang luar biasa, selain diberangkatkan ibadah umrah ia juga pernah menerima penghargaan langsung sebagai Polisi Inspiratif dari Kapolda Kepri.
Aksi nyata Bripka Zulhamsyah membuktikan bahwa polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dengan hati yang tulus.
Program RPL ini menyeimbangkan tugas-tugas pokok Polri berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 yang meliputi Perlindungan dan Pengayoman yakni hadir langsung membantu masyarakat prasejahtera untuk meringankan beban ekonomi. Kemudian Pelayanan Masyarakat yakni Membantu memenuhi kebutuhan dasar (makanan) sekaligus menjalin silaturahmi. Dan terakhir Pemeliharaan Kamtibmas yakni Menciptakan iklim sosial yang kondusif melalui pendekatan humanis.
Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 ini, sosok Bripka Zulhamsyah mencerminkan potret nyata Bhayangkara humanis, pelindung, pengayom, sekaligus sahabat masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....