Wagub Nyanyang Dukung Penguatan Koperasi Desa Nasional Berkelanjutan

  • 18 Mei 2026 08:29 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, mengikuti peluncuran 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah yang diresmikan Presiden Republik Indonesia secara virtual dari Pasar Hang Tuah, Batu Besar, Kota Batam, Sabtu 16 Mei 2026. Program tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Nyanyang menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyambut baik peluncuran program nasional tersebut. Menurutnya, konsep pemerataan pembangunan melalui penguatan koperasi sangat relevan diterapkan di wilayah kepulauan seperti Kepri yang memiliki tantangan geografis cukup kompleks.

“Walaupun lokus utama peluncuran berada di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, esensi dari pemerataan pembangunan ini gaungnya sampai ke beranda terdepan NKRI, Bumi Segantang Lada, Kepulauan Riau,” ujar Nyanyang dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Kepulauan Riau merupakan provinsi dengan karakteristik wilayah kepulauan yang unik karena 96 persen wilayahnya berupa lautan dan hanya sekitar 4 persen daratan. Kepri memiliki lebih dari 2.408 pulau yang tersebar, termasuk 22 pulau kecil terluar yang berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, dan Vietnam.

Menurut Nyanyang, besarnya potensi maritim Kepri turut menghadirkan sejumlah tantangan pembangunan, mulai dari kesenjangan infrastruktur antar-pulau akibat tingginya biaya logistik dan transportasi laut, keterbatasan akses digital di wilayah perbatasan, hingga perlunya modernisasi sektor perikanan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan tradisional.

Ia juga menyoroti masih adanya sejumlah wilayah blank spot yang menghambat percepatan digitalisasi desa di kawasan kepulauan. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepri berharap dukungan pemerintah pusat melalui penguatan jaringan internet satelit guna mendukung pengembangan desa digital dan peningkatan layanan masyarakat di daerah terpencil.

Nyanyang menegaskan bahwa Kepri siap menjadi mitra strategis pemerintah pusat dalam pengembangan program nasional berbasis kemaritiman dan kawasan perbatasan. Ia menyebut sinergi pusat dan daerah telah menghasilkan capaian positif, seperti pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2025 sebesar 6,94 persen, tertinggi di Sumatera, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 80,53. Pemerintah Provinsi Kepri juga mengapresiasi peluncuran program KDKMP yang diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa dan kelurahan hingga wilayah perbatasan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....