Menaker Ajak Serikat Buruh Perkuat Kompetensi Pekerja
- 28 Apr 2026 21:50 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak serikat pekerja dan serikat buruh untuk tidak hanya berperan dalam advokasi, tetapi juga menjadi penggerak peningkatan kompetensi tenaga kerja di tengah transformasi dunia kerja yang semakin cepat.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Kongres ke-VII Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) di Jakarta, Jumat, 24 April 2026. Dalam kesempatan itu, Yassierli menyoroti perubahan dunia kerja yang dipicu oleh dinamika global, percepatan digitalisasi, serta perkembangan kecerdasan buatan.
Menurutnya, perubahan tersebut telah menggeser kebutuhan keterampilan di berbagai sektor industri, sehingga menuntut pekerja Indonesia untuk terus beradaptasi agar tetap kompetitif di pasar kerja.
“Pekerja Indonesia harus memiliki daya saing dan kompetensi yang kuat. Serikat pekerja juga memiliki peran penting untuk menyiapkan anggotanya menghadapi transformasi dunia kerja yang sangat cepat,” ujar Yassierli.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pekerja harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dalam hal ini, serikat pekerja dinilai memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara kebutuhan industri dan pengembangan kapasitas tenaga kerja.
Sebagai bentuk dukungan, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan membuka ruang kolaborasi dengan serikat pekerja untuk menghadirkan program pelatihan yang lebih adaptif dan berbasis kebutuhan industri. Program tersebut mencakup peningkatan keterampilan teknis dan nonteknis, sertifikasi kompetensi, edukasi keselamatan dan kesehatan kerja, serta penguatan produktivitas.
“Silakan sampaikan kebutuhan pelatihan yang diperlukan. Pemerintah siap memfasilitasi agar pekerja memiliki nilai tambah dan posisi tawar yang semakin baik,” katanya.
Selain penguatan kompetensi, Yassierli juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan pekerja, termasuk melalui optimalisasi manfaat jaminan kehilangan pekerjaan serta perluasan perlindungan bagi pekerja platform digital seperti pengemudi dan kurir daring.
Ia juga mengajak serikat pekerja untuk aktif memberikan masukan terhadap berbagai regulasi ketenagakerjaan yang tengah dibahas. Menurutnya, hubungan industrial yang sehat hanya dapat dibangun melalui dialog yang konstruktif antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.
“Semangat kita sama, yaitu memajukan industri sekaligus menyejahterakan pekerja. Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk masukan dan rekomendasi terbaik dari forum ini,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....