Puskesmas Sengkuang Minim Kesadaran Pemeriksaan TBC
- 30 Apr 2026 20:06 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Berbagai pemangku kepentingan di Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, menggelar pertemuan lintas sektoral untuk mengevaluasi capaian program kesehatan sekaligus mencari solusi atas sejumlah kendala pelayanan di masyarakat, Rabu, 29 April 2026.
Kepala Puskesmas Tanjung Sengkuang, dr. Deny Zulia, mengatakan, forum ini menjadi wadah koordinasi guna memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tingkat kecamatan. Rendahnya kunjungan ibu hamil ke fasilitas kesehatan, minimnya kesadaran masyarakat untuk pemeriksaan tuberkulosis, serta rendahnya partisipasi posyandu menjadi beberapa kendala utama yang perlu segera ditangani.
| Baca juga: World Thyroid Day |
"Capaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) triwulan pertama 2026. Sejumlah indikator menunjukkan progres, seperti layanan balita dan usia pendidikan dasar, namun masih terdapat tantangan pada sektor lain, seperti rendahnya partisipasi posyandu dan lainnya," jelasnya.
Persoalan kesehatan masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen. Permasalahan pelayanan kesehatan di puskesmas adalah tanggung jawab bersama yang harus diselesaikan secara kolaboratif. Melalui forum ini, harapannya koordinasi lintas sektor semakin kuat.
Wakapolsek Batu Ampar, Iptu Andria, mendukung program kesehatan juga ditegaskan dalam pertemuan tersebut. Wakapolsek Batu Ampar menyatakan pihaknya siap berperan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup warga.
“Kami dari Polsek Batu Ampar akan terus mendukung program-program kesehatan masyarakat melalui sinergi lintas sektor, guna menciptakan masyarakat yang sehat dan kondusif,” kata Iptu Andria.
Pertemuan yang berlangsung hingga menjelang siang itu diakhiri dengan diskusi interaktif dan penegasan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Batu Ampar.
Kegiatan yang berlangsung di Puskesmas Tanjung Sengkuang itu melibatkan unsur pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kepolisian, serta elemen masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....