Peringatan Hari Jazz Internasional di Pusatkan di Chicago, Amerika Serikat

  • 30 Apr 2026 08:06 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Setiap tanggal 30 April juga diperingati sebagai Hari Jazz Internasional. Peringatan ini dirayakan secara global sebagai bentuk penghargaan terhadap musik jazz yang memiliki nilai historis dan kultural yang tinggi. Musik jazz dikenal sebagai salah satu genre musik yang tetap bergengsi hingga saat ini, termasuk di Indonesia. Banyak musisi jazz Tanah Air yang telah dikenal luas melalui karya-karyanya, seperti Indra Lesmana, Tompi, Andien, hingga Maliq & D'Essentials.

Gagasan ini lahir dari inisiatif pianis jazz legendaris sekaligus duta persahabatan UNESCO, Herbie Hancock. Hari Jazz Internasional bukan sekadar perayaan genre musik semata, melainkan sebuah pengakuan terhadap jazz sebagai instrumen kekuatan diplomasi, perdamaian, persatuan, dan pendorong dialog antarbudaya di seluruh penjuru dunia. Genre yang lahir dari komunitas Afro-Amerika di New Orleans pada akhir abad ke-19 ini terus menginspirasi semangat kebebasan berekspresi lewat improvisasinya yang khas.

Pada tahun 2026, perayaan ke-15 International Jazz Day dipusatkan di Chicago, Amerika Serikat. Kota ini dipilih karena memiliki sejarah panjang dalam perkembangan jazz sejak awal abad ke-20, menjadi tempat tumbuhnya para legenda seperti Louis Armstrong, King Oliver, dan Jelly Roll Morton.

musik, jazz dinilai sebagai ruang interaksi yang mengajarkan pentingnya mendengar, menghargai perbedaan, dan merespons secara harmonis. Nilai-nilai tersebut menjadikan jazz simbol perjuangan melawan diskriminasi, penguat kesetaraan, serta medium kebebasan berekspresi.

Hari Jazz Internasional sendiri pertama kali ditetapkan pada 2011 oleh UNESCO dan diakui oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Inisiatif ini juga digagas oleh Herbie Hancock untuk memperkuat peran jazz sebagai jembatan dialog antarbudaya dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....