Penguatan Lembaga Adat Melayu dalam Rapat Paripurna Batam

  • 24 Apr 2026 22:53 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Rapat paripurna DPRD Kota Batam yang digelar pada Jum'at 24 April 2026 menjadi momentum penting dalam penguatan nilai-nilai budaya lokal di Batam. Agenda utama rapat ini adalah penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu, sekaligus pengambilan keputusan. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat menunjukkan keseriusan dalam menjaga identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi.

Komandan Lanud Hang Nadim, Indra Lessy, turut menghadiri rapat tersebut sebagai bentuk dukungan TNI Angkatan Udara terhadap upaya pelestarian budaya dan stabilitas wilayah. Kehadiran unsur TNI dalam forum ini mencerminkan sinergi antara sektor pertahanan dan pemerintahan daerah dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat nilai kebangsaan berbasis kearifan lokal.

Dalam laporan yang disampaikan, Pansus DPRD memaparkan hasil pembahasan Ranperda secara komprehensif. Proses ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari tokoh adat Melayu, akademisi, hingga instansi terkait. Keterlibatan multipihak ini dinilai penting agar regulasi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat serta mampu melindungi eksistensi Lembaga Adat Melayu secara berkelanjutan.

Lembaga Adat Melayu sendiri memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai tradisi, norma sosial, serta identitas budaya masyarakat Melayu di Batam. Dengan adanya Ranperda ini, diharapkan lembaga tersebut dapat memiliki dasar hukum yang kuat untuk menjalankan fungsi pembinaan adat, mediasi sosial, hingga pelestarian budaya di tengah dinamika pembangunan kota yang pesat.

Ke depan, penguatan Lembaga Adat Melayu diharapkan mampu menjadi fondasi dalam menciptakan stabilitas sosial yang kondusif di Batam. Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan modern dan pelestarian budaya. Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa identitas lokal tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....