Hari ke-5 Scoutday: Lomba PBB Murni dan LKVafor
- 22 Apr 2026 20:13 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Hari ke-5 Scoutday Gerakan Pramuka Batam Kota masih berlangsung meriah di kawasan parkiran Mall Botania Dua, pada Rabu 22 April 2026. Antusiasme peserta dan penonton tetap tinggi sejak pagi hingga malam hari.
Dua jenis lomba digelar, yakni Lomba Peraturan Baris Berbaris atau PBB Murni tingkat siaga, serta Lomba Kreasi Variasi Formasi atau LKVAFOR untuk tingkat penggalang SD, penggalang SMP, hingga penegak. Lebih dari lima puluh tim ambil bagian dalam perlombaan tersebut.

LKVAFOR sendiri merupakan cabang lomba baris-berbaris yang tidak hanya menekankan ketepatan gerakan, tetapi juga kreativitas, kekompakan, serta keindahan formasi. Setiap tim dituntut menampilkan variasi gerakan yang unik dan menarik.
Salah satu juri LKVAFOR, Herry Budiansyah, menyebutkan bahwa penilaian utama terletak pada kekompakan tim dan tingkat kesulitan variasi gerakan yang ditampilkan.
"Iya LKVafor dari tingkat yang tingkat penggalang SD tadi sekalian SMP dan Penegak terkahir. Kalau yang dinilai itu banyak, mulai dari kesesuaian sama temanya, maslah keseragaman gerak, kemudian dari ketegasan pemimpinnya ada juga dinilai kemudian salah satunya kekompakan timnya. Kesulitan variasi itu juga ada di poin penilaian. Tidak ada penilaian khusus untuk kostum cuma kostum dibebaskan untuk tampil," jelas Herry.
Sementara itu, Komandan Pleton SMA Negeri 3 Batam, Bian Nazula, mengungkapkan timnya mengangkat tema Revolusi Prancis dan telah melakukan persiapan sejak satu bulan terakhir.
"Perkenalkan saya Bian Nazula dari SMA Negeri 3 Batam. Tema Vafor kami, kami mengusung tema Revolusi Perancis Buk. Jadi Revolusi Perancis ini tu tentang peristiwa waktu itu Perancis itu sempat terjatuh. Pemerintahannya itu sempat hancur tidak adil pemerintahannya itu mementingkan diri sendiri Buk. jadi rakyatnya itu banyak yang mati kelaparan, pajaknya itu menekan nah jadi rakyat tu tidak tinggal diam. Rakyat melakukan Revolusi Perancis dengan mengusung tema Liberte, Egalite dan Fratelite yang berarti kebebasan, kesetaraan dan persaudaraan. Mungkin kami latihan sekitar tiga mingguan hampir sebulan Buk. Tema itu diskusi dari kami yang kelas sepuluh (Pleton) dengan kakak-kakaknya Buk, jadi kami diskusi kami kumpulkan semua tema dan cerita nah baru lah dapat Bu temanya," ungkap Bian.
Memasuki hari ke-6, kegiatan Scoutday akan diisi dengan lomba yel-yel. Khusus pada hari tersebut, panitia hanya menggelar satu lomba mengingat tingginya jumlah peserta. Masyarakat masih dapat menikmati kemeriahan Scoutday hingga puncak acara dan pengumuman pemenang yang dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....