Masyarakat Diminta Waspada Penipuan Lelang Mengatasnamakan Dinas Perkim Kepri

  • 14 Apr 2026 19:49 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Riau mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan lelang tertutup pengadaan material yang mengatasnamakan instansi tersebut. Kepala Dinas Perkim Kepri, Said Nursyahdu, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menggelar lelang tertutup pengadaan bahan material untuk rumah dinas.

Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya surat penawaran lelang palsu dalam format digital yang mencatut nama Dinas Perkim Kepri. Dalam surat tersebut disebutkan adanya pengadaan bahan material rumah dinas di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Natuna dengan nilai anggaran mencapai Rp800 juta. Namun setelah diverifikasi, tanda tangan dan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang tertera dipastikan bukan milik pejabat terkait.

Modus penipuan ini bahkan nyaris memakan korban. Salah satu toko bangunan di Tanjungpinang sempat dihubungi oleh pelaku yang mengaku sebagai pemenang tender dan meminta pengadaan material secara utang. Pelaku juga memperkuat aksinya dengan video call menggunakan identitas palsu yang mengaku sebagai pejabat di lingkungan Dinas Perkim Kepri, guna meyakinkan korban.

Said Nursyahdu menegaskan bahwa Dinas Perkim Kepri tidak pernah melaksanakan pembangunan rumah dinas seperti yang tercantum dalam surat tersebut. Ia juga memastikan nama yang dicatut sebagai pejabat fungsional madya bukan bagian dari instansi yang dipimpinnya. Pihaknya telah memberikan klarifikasi langsung kepada calon korban untuk mencegah kerugian lebih lanjut.

Masyarakat, khususnya penyedia jasa konstruksi dan pemilik toko bangunan, diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap segala bentuk penawaran proyek yang tidak jelas. Pemerintah juga mengingatkan agar setiap proses pengadaan barang dan jasa resmi selalu dilakukan secara terbuka melalui sistem yang transparan, seperti Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), guna menghindari praktik penipuan serupa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....