Karang Taruna Batam Gelar Sosialisasi Permensos Terbaru Nomor 9 Tahun 2025
- 11 Apr 2026 21:30 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Karang taruna kota Batam menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Permensos Nomor 25 Tahun 2019 tentang Karang Taruna yang digelar di hotel Golden View, Bengkong pada Sabtu 11 April 2026.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh ratusan pengurus Karang Taruna se-Kota Batam dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Batam, Zulkifli Aman serta dihadiri Ketua Karang Taruna Kota Batam, Zul Arif serta anggota Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT), Juniardi Adinda.
Kepala Dinas Sosial Kota Batam, Zulkifli Aman, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai Permensos Nomor 9 Tahun 2025 menjadi angin segar sekaligus membawa tanggung jawab besar, karena menempatkan Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
“Pemerintah mungkin memiliki anggaran dan program, namun jangkauan ke masyarakat terbatas oleh birokrasi. Di sinilah peran Karang Taruna yang dapat bersentuhan langsung dengan warga. Karena itu, Karang Taruna harus peka terhadap kondisi dan gejala sosial di masyarakat,” ujarnya.
Zulkifli juga berharap Karang Taruna dapat berperan aktif dalam menyukseskan program prioritas Pemerintah Kota Batam, khususnya bantuan sosial bagi lansia. Ia menyebutkan saat ini terdapat sekitar 60 ribu lansia di Batam, sementara bantuan yang tersedia baru menjangkau sekitar 25 ribu hingga 40 ribu jiwa yang harus di verifikasi datanya.
“Kami berharap Karang Taruna turut membantu dalam verifikasi faktual agar bantuan tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat hanya karena persoalan administrasi,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Zulkifli Aman memberikan apresiasi atas eksistensi dan aktivitas Karang Taruna yang dinilainya terus berkembang. Ia berharap organisasi kepemudaan tersebut semakin meningkatkan perannya dalam masyarakat, sejalan dengan semangat menjadi organisasi pemuda yang berjaya.
Ditempat yang sama ketua Karang Taruna Kota Batam, Zul Arif mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini dalam rangka persiapan temu karya karang taruna kota Batam yang bakal di gelar tahun 2027.
Menurutnya sejumlah pengurus di tingkat kelurahan telah bersiap menggelar musyawarah Karang Taruna sebagai forum musyawarah tertinggi dalam pembentukan kepengurusan baru di Kelurahan.
“Beberapa kelurahan dan kecamatann akan segera menggelar Musyawarah Karang Taruna dan Temu Karya karena masa kepengurusannya sudah berakhir. Sementara untuk pengurus kota direncanakan Temu Karya akan digelar oktober tahun depan,” ujar Zul Arif.
Beliau berharap melalui sosialisasi ini, pelaksanaan Temu Karya di setiap tingkatan dapat berjalan sesuai mekanisme organisasi, sehingga Karang Taruna tetap solid sebagai organisasi kepemudaan sekaligus pilar penyelenggara kesejahteraan sosial.
Sementara itu anggota Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT), Juniardi Adinda menegaskan pentingnya seluruh pengurus memahami Permensos Nomor 9 Tahun 2025 agar pelaksanaan Temu Karya berlangsung secara demokratis dan sesuai aturan. Beliau menyebut, salah satu poin penting dalam regulasi terbaru ini adalah penegasan posisi Karang Taruna sebagai bagian dari penyelenggara kesejahteraan sosial (PSKS), bukan sekadar organisasi kepemudaan biasa.
“Permensos ini juga mengatur batas usia pengurus dan ketua yang lebih fleksibel, yakni minimal 17 tahun untuk Kelurahan dan Kecamatan, 20 tahun untuk Kabupaten/Kota, dan 30 tahun untuk Provinsi, ditegaskan bahwa Karang Taruna merupakan organisasi bentukan resmi pemerintah dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat,” jelasnya.
Selain sosialisasi regulasi, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai pemaparan materi, di antaranya mengenai Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) oleh narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Irwansyah. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan strategi business plan Batik Batam oleh pengrajin sekaligus pengurus Karang Taruna, Indra Sugiono, serta pelaku UMKM snack kerupuk kerak nasi, Pinggir Arianto. Setiap sesi berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta dalam sesi tanya jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....