Hari Perpustakaan keliling Bangkitkan literasi Membaca

  • 10 Apr 2026 08:39 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Setiap tanggal 10 April di peringati sebagai hari Perpustakaan keliling pertama kali dicetuskan oleh pustakawan Mary Titcomb muncul pada abad ke-20. Ide ini hadir dengan tujuan mengirimkan buku ke komunitas di pedesaan. Awalnya perpustakaan keliling berbentuk kayu yang ditarik oleh kuda dan berisi kotak-kotak buku. Kemudian kotak-kotaknya dikirimkan ke kantor pos dan toko-toko terdekat.

Seiring berkembangnya zaman, kuda yang semula digunakan untuk menarik perpustakaan tersebut mulai diganti dengan kendaraan bermotor pada tahun 1912. Perpustakaan ini dikirimkan ke sekolah-sekolah di pedesaan dan perkotaan, juga ke rumah dengan komunitas lansia, bahkan buku-bukunya juga dikirimkan ke daerah pegunungan yang terpencil dan sulit diakses.

Penurunan pada perpustakaan keliling pun terjadi pada saat perang dunia dan kembali muncul pada tahun 1950-an karena adanya undang-undang layanan perpustakaan tahun 1956. Program ini kembali terhambat karena mahalnya bahan bakar. Namun setehal hadir internet pada abad ke-21, banyak perpustakaan keliling yang memilih beralih ke platform digital sebagai alternatif mahalnya bahan bakar.

Di Indonesia sendiri Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dalam meningkatkan literasi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda.

Lewat peringatan ini betujuannya untuk menghadirkan pustaka keliling melalui kegiatan gemar membca sehingga dapat menambah ilmu pengetahuan, memperluas wawasan, serta menumbuhkan minat membaca di tengah masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....