Gelombang Panas Ekstrem Landa Vietnam Suhu Tembus 41 Derajat
- 09 Apr 2026 18:13 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Gelombang panas ekstrem tengah melanda Vietnam dengan suhu di sejumlah wilayah menembus lebih dari 40 derajat Celsius. Badan prakiraan cuaca National Centre for Hydro-Meteorological Forecasting memperingatkan kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko terhadap kesehatan masyarakat, lonjakan kebutuhan energi, serta kebakaran hutan.
Fenomena ini dipicu oleh sistem tekanan rendah yang bertahan di wilayah barat Vietnam, diperparah oleh efek angin foehn yang meningkatkan suhu secara signifikan di kawasan tengah. Pada periode 6 hingga 8 April, suhu di wilayah dari Nghe An hingga Quang Tri mencapai sekitar 40 derajat Celsius, bahkan beberapa daerah mencatat suhu di atas 41 derajat.
Tidak hanya wilayah tengah, suhu tinggi juga terjadi di kawasan barat laut dengan kisaran 36 hingga 38 derajat Celsius, bahkan mencapai lebih dari 39 derajat di beberapa lokasi. Sementara itu, dataran tinggi tengah dan wilayah selatan turut mengalami suhu panas antara 35 hingga 37 derajat Celsius.
Para ahli memperkirakan kondisi panas ini belum akan mereda dalam waktu dekat. Dari 9 hingga 14 April, suhu tinggi diprediksi masih akan terjadi di berbagai wilayah, dengan kawasan tengah menjadi yang paling terdampak. Bahkan, beberapa daerah diperkirakan kembali mencatat suhu hingga 41 derajat Celsius.
Peringatan risiko panas juga telah ditingkatkan ke level 2 di sejumlah wilayah, terutama dari Nghe An hingga Hue. Pada level ini, suhu tinggi dinilai mulai berdampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
Selain itu, suhu tinggi yang berkepanjangan diperkirakan akan meningkatkan konsumsi listrik secara signifikan serta memperbesar risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun hutan. Para ahli juga mengingatkan bahaya dehidrasi dan kelelahan akibat panas yang dapat mengancam masyarakat.
Ke depan, suhu di Vietnam diperkirakan akan tetap berada di atas rata-rata sepanjang April, bahkan gelombang panas diprediksi semakin intens mulai Mei hingga mencapai puncaknya pada musim panas. Tahun 2026 pun diperkirakan akan mengalami kejadian panas ekstrem yang lebih sering dibandingkan tahun sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....