Imigrasi Batam Selidiki Dugaan Pungli Terhadap Wisatawan Mancanegara
- 26 Mar 2026 10:31 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam memberikan penyataan resmi, terkait adanya pemberitaan media daring Singapura, mothership.sg yang mempublikasikan adugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap wisatawan mancanegara di Pelabuhan Batam Centre dengan harga bervariatif hingga mencapai S$250 atau sekitar Rp2,9 juta.
Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kharisma Rukmana, mengatakan pihanya sedang melakukan identifikasi masalah dan pendalaman. Sebab, informasi yang beredar saat ini masih berasal dari pemberitaan media asing dan belum disertai laporan resmi dari pihak yang mengaku menjadi korban.
“Untuk menindaklanjuti sebuah dugaan pelanggaran, kami membutuhkan laporan langsung dari pihak yang mengalami, disertai kronologi yang jelas. Kami saat ini sedang melakukan identifikasi dan pendalaman, hasilnya nanti akan kami update ke rekan-rekan media,” ujar Kharusma saat dihubungi melalui sambungan telfon.
Kharisma melanjutkan, setiap wisatawan memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan yang transparan dan bebas dari pungutan di luar ketentuan resmi. Jika merasa dirugikan, wisatawan dapat menolak permintaan yang tidak memiliki dasar hukum yang jelas serta segera melaporkannya.
Sebagai bagian dari mekanisme pengawasan, Imigrasi Batam sudah menyediakan kanal pengaduan resmi yang dapat diakses oleh masyarakat maupun wisatawan. Laporan dapat disampaikan melalui email pengaduankanimbatam@gmail.com atau melalui WhatsApp di 08117002019, dengan menyertakan kronologi kejadian secara rinci.
Laporan yang lengkap akan mempermudah proses verifikasi dan memungkinkan penanganan dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga integritas pelayanan di pintu masuk negara.
Imigrasi akan menindak setiap dugaan pelanggaran sesuai aturan yang berlaku, serta mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk aktif menggunakan kanal resmi jika menemukan indikasi penyimpangan di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....