CSR Dinilai Jadi Instrumen Pemerataan Ekonomi Batam

  • 18 Mar 2026 10:10 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Isu ketimpangan ekonomi di Kota Batam kembali menjadi sorotan dalam pembahasan pembangunan daerah, terutama di tengah tingginya laju investasi yang terus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ketua APINDO Kota Batam Rafki Rasyid menilai kondisi tersebut perlu diimbangi dengan upaya pemerataan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ia menjelaskan, ketimpangan yang terjadi bukan hal yang aneh dalam ekonomi dengan pertumbuhan tinggi.

“Jadi itu sudah biasa terjadi dalam ekonomi ketika pertumbuhan tinggi biasanya ketimpangannya juga tinggi. Kenapa? Karena cara kita ngitung pertumbuhan ekonomi Bapak Ibu.”

Menurutnya, struktur ekonomi Batam yang bertumpu pada investasi membuat distribusi pendapatan menjadi tidak merata.

“Yang paling dominan di Batam ini adalah investasi, naiknya modal. Makanya semakin tinggi pertumbuhan ekonomi kita maka sudah pasti rasio Gininya akan semakin lebar.”

Karena itu, ia menekankan pentingnya intervensi melalui program CSR dari dunia usaha.

“Makanya di sini kalau kita lihat ketimpangannya itu harus dimeratakan salah satu caranya adalah dengan CSR.”

Ia berharap peran CSR dapat diperkuat melalui kolaborasi yang lebih baik antara pemerintah dan sektor swasta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....