Bupati Karimun Sambut Positif Aspirasi Yayasan Seniman Api Indonesia
- 15 Mar 2026 21:09 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Ditengah hangatnya kegiatan berbagi berkah pada bulan suci Ramadan di Teluk Uma Kecamatan Tebing, aspirasi Yayasan Seniman Api Indonesia (SAI) terkait nasib tenaga kerja lokal mendapatkan respons yang sangat baik dari Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah pada Minggu 15 Maret 2026.
Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah mengatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti keluhan terkait penyerapan pekerja tempatan, khususnya profesi welder (pengelas) dan fitter (penyetel pipa), serta optimalisasi fasilitas pelatihan di dalam daerah.
Sebelumnya, Ketua Yayasan SAI, Ahmad Musafit, mengungkapkan bahwa yayasan telah aktif mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Namun, langkah putra daerah kerap terganjal oleh syarat rekrutmen perusahaan yang mewajibkan pengalaman kerja minimal 3 tahun.
"Terkait kegiatan pelatihan tenaga kerja terutama welder dan fitter yang bersertifikasi BNSP, itu sudah memenuhi standar perusahaan yang ada di Kabupaten Karimun. Harapan besar kami, anak-anak yang sudah disertifikatkan ini dikasih kesempatan untuk diuji kompetensinya agar bisa masuk dan bekerja. Jangan dibatasi dengan pengalaman 3 tahun untuk anak yang baru tamat sekolah," tegas Ahmad Musafit.
Lebih lanjut, Musafit juga meminta pemerintah untuk menghentikan pengiriman peserta pelatihan ke luar daerah (seperti Batam dan Serang), mengingat Karimun sudah memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dan LPK resmi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, yang turut hadir mendengarkan keluhan Yayasan SAI menyambut baik masukan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk melindungi, memberdayakan, dan memprioritaskan tenaga kerja lokal kelahiran Karimun.
"Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kepedulian dan masukan dari Yayasan SAI. Anak-anak Karimun yang sudah dilatih dan memiliki sertifikat resmi BNSP tentu harus menjadi prioritas di rumahnya sendiri. Kami akan segera berkoordinasi dan merancang Nota Kesepahaman (MoU) dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Karimun. Tujuannya agar mereka memberikan ruang uji kompetensi secara langsung bagi tenaga kerja lokal kita, sehingga syarat pengalaman kerja tidak lagi menjadi hambatan utama," ungkap Bupati Iskandarsyah.
Terkait pelaksanaan pelatihan ketenagakerjaan, Bupati Iskandarsyah juga menyetujui usulan Yayasan SAI untuk memaksimalkan fasilitas yang ada di daerah.
"Masukan terkait pemanfaatan BLK Kemnaker dan LPK lokal di Karimun sangat tepat dan sejalan dengan visi kita. Ke depan, program pelatihan ketenagakerjaan akan kita pusatkan di Karimun. Tidak perlu lagi membuang biaya besar ke luar daerah, karena fasilitas dan instrukturnya sudah tersedia di sini," tambahnya.
Melalui pertemuan dan kesepahaman ini, diharapkan sinergi antara Yayasan SAI, Pemerintah Kabupaten Karimun, dan pihak perusahaan industri dapat segera terwujud dalam langkah nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....