Aries Fhariandi Sebut Kondisi Fiskal Jadi Tantangan Perencanaan Pembangunan Dae

  • 12 Mar 2026 14:43 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Provinsi Kepulauan Riau, Aries Fhariandi, menyebut pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan besar dalam menyusun rencana pembangunan. Hal itu disampaikan dalam Seminar Sinergi Perencanaan Dalam Pembangunan Kota Batam yang digelar dalam rangka Musrenbang RKPD Kota Batam tahun 2026 untuk penyusunan RKPD 2027, Kamis, 5 Maret 2026.

Aries menjelaskan, tekanan fiskal menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Kondisi tersebut membuat perencanaan pembangunan harus dilakukan secara lebih selektif dengan memprioritaskan program yang benar-benar berdampak.

Menurutnya, tidak semua daerah memiliki kemampuan fiskal yang kuat sehingga ketergantungan terhadap dana transfer masih tinggi. Hal ini turut mempengaruhi ruang gerak pemerintah daerah dalam merancang pembangunan.

“Kami ingin menyampaikan beberapa hal mengawali ini kami ingin mengilustrasikan Bapak Ibu sekalian bahwa hari ini pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten kota dalam kondisi yang tidak mudah di dalam menyusun rencana pembangunan, di dalam mengelola dan melaksanakan pembangunan di daerah masing-masing. Banyak sekali tantangan dinamika-dinamika yang hari ini terjadi yang mewarnai kondisi kita di daerah. Salah satu yang paling agak sedikit menyulitkan kita di berbagai daerah adalah terkait dengan tekanan fiskal yang cukup menyulitkan kita.”

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus menyusun program yang benar-benar prioritas agar penggunaan anggaran yang terbatas tetap mampu menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

Aries menegaskan forum Musrenbang menjadi ruang penting untuk menentukan arah pembangunan daerah secara efektif dan tepat sasaran.

“Maka forum yang sangat strategis ini adalah bagaimana kemudian kita memanfaatkan dan menyusun program-program yang tidak hanya prioritas Bapak Ibu sekalian tapi yang super, super prioritas. Karena apa? Karena tadi sebagaimana yang disampaikan Pak Moderator resource kita terbatas, kapital kita terbatas sehingga dengan anggaran yang terbatas itu bagaimana kita menyusun dokumen perencanaan ini seefektif mungkin supaya tepat sasaran dengan anggaran yang terbatas tetapi masalah selesai.”

Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dapat terus diperkuat agar pembangunan daerah tetap berjalan optimal meskipun di tengah berbagai keterbatasan fiskal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....