Batam Waspada Iklan Online Berbahaya Cuti Data Identitas
- 09 Mar 2026 15:23 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber berupa malvertising atau iklan berbahaya yang marak beredar di tengah meningkatnya aktivitas belanja online selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan momentum Ramadan yang identik dengan berbagai promo dan diskon kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan tautan palsu yang mengandung malware.
| Baca juga: Info Cuaca Batam - Jumat, 3 Juli 2026 |
“Tren belanja online biasanya meningkat pesat saat Ramadan, terutama karena adanya flash sale, diskon THR, hingga promo mudik. Namun di sisi lain, ancaman malvertising juga ikut meningkat. Ini adalah teknik penipuan melalui iklan daring yang terlihat menarik, tetapi sebenarnya bertujuan mencuri data atau menginfeksi perangkat pengguna,” ujarnya di Kantor Diskominfo Batam, Senin, 9 Maret 2026.
Rudi menjelaskan, ketidaktelitian saat mengklik iklan di media sosial maupun situs web dapat menimbulkan berbagai risiko. Di antaranya kebocoran data pribadi yang kemudian disalahgunakan untuk pinjaman online ilegal, pengurasan saldo rekening atau dompet digital melalui akses tidak sah, peretasan akun, hingga infeksi virus atau malware yang dapat merusak sistem perangkat.
Untuk meminimalkan risiko tersebut, Rudi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di dunia digital, khususnya ketika mencari promo belanja daring.
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain memverifikasi alamat situs atau URL sebelum mengklik tautan dan memastikan situs menggunakan protokol keamanan https. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mudah tergiur dengan tawaran diskon yang tidak masuk akal serta menghindari mengklik iklan pop-up atau jendela iklan dari sumber yang tidak jelas.
Ia juga menyarankan agar masyarakat mengakses promo hanya melalui aplikasi atau situs resmi dari merek maupun platform marketplace yang terpercaya.
Rudi berharap masyarakat Batam semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi digital sehingga aktivitas selama Ramadan tetap aman dan nyaman.
“Jangan sampai niat mencari diskon untuk kebutuhan Lebaran justru berujung menjadi korban penipuan. Pastikan sumbernya resmi dan lakukan verifikasi sebelum melakukan transaksi,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....