Kemeriahan Cap Go Meh Satukan Warga Pulau Buluh Batam

  • 03 Mar 2026 11:12 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Perayaan Cap Go Meh di Pulau Buluh, Kota Batam, digelar dengan suasana semarak sekaligus penuh kekhusyukan pada Senin, 2 Maret 2026. Pusat kegiatan berlangsung di Vihara Samudra Bakti yang dipenuhi ornamen bernuansa merah dan emas sebagai simbol keberuntungan dan harapan baru. Momentum ini menandai penutup rangkaian Tahun Baru Imlek yang sebelumnya dirayakan dengan penuh sukacita oleh umat dan masyarakat setempat.

Sejumlah unsur organisasi keagamaan turut hadir, di antaranya pengurus MBI Kota Batam, Magabutri Kota Batam, jajaran pengelola vihara, serta warga sekitar yang antusias mengikuti acara dari awal hingga akhir. Kehadiran berbagai elemen tersebut memperlihatkan kuatnya ikatan sosial dan rasa persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat kepulauan.

Dalam sambutan yang disampaikan perwakilan pengurus vihara, tersirat rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Umat diajak menjadikan Cap Go Meh bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum evaluasi diri untuk memperdalam keyakinan serta menumbuhkan praktik kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Doa bersama pun dipanjatkan agar kesehatan, kedamaian, dan kesejahteraan menyertai seluruh umat.

Dukungan pemerintah juga terlihat melalui kehadiran perwakilan Bimas Buddha Kota Batam yang diwakili Penyuluh Agama Buddha beserta jajaran. Partisipasi ini menjadi bentuk perhatian sekaligus pembinaan bagi umat Buddha di wilayah kepulauan, serta mempererat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga harmoni antarumat beragama.

Prosesi perayaan diisi dengan puja bakti, pelafalan paritta, serta ritual pelepasan doa sebagai ungkapan syukur dan harapan baik di tahun yang baru. Warga mengikuti setiap tahapan dengan khidmat, menciptakan atmosfer religius yang hangat dan menyentuh. Nilai cinta kasih, welas asih, dan kebersamaan terasa kuat sepanjang kegiatan berlangsung.

Melalui peringatan Cap Go Meh ini, umat Buddha di Pulau Buluh diharapkan semakin teguh mengamalkan ajaran Buddha dan terus menyebarkan semangat kebaikan di tengah masyarakat. Tradisi keagamaan yang dirayakan dengan harmonis tersebut menjadi cerminan kehidupan rukun dan damai yang terus dirawat di Kota Batam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....