PGN Dorong Batam Jadi Kota Berbasis Gas Pertama Terintegrasi di Indonesia

  • 28 Feb 2026 11:07 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Senior Analyst I Regional General Affairs Sales and Operation I (SOR I) PGN, Riza Buana, mengungkapkan, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) tengah mendorong transformasi Kota Batam menjadi kota berbasis gas yang terintegrasi sebagai model nasional pengembangan energi bersih.

Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat daya saing kawasan industri sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Fondasi transformasi tersebut sebenarnya telah dibangun sejak satu dekade lalu. Sejak 2015, PGN memperluas jaringan gas di Batam. Pada 2017, penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) untuk kendaraan mulai berjalan.

"Ini bukan sekadar program jaringan gas biasa, tetapi transformasi menyeluruh. Batam diarahkan menjadi kota berbasis gas, dari sektor rumah tangga, komersial, industri hingga transportasi," ujar Riza, Jumat, 27 Februari 2026.

Riza melanjutkan, pemanfaatan gas bumi untuk restoran, hotel, dan sektor komersial pun terus berkembang, baik melalui jaringan pipa maupun skema non-pipa. Ekosistem gas di Batam kini semakin lengkap dan menjadi modal kuat dalam mewujudkan Batam sebagai kota energi modern.

Transformasi ini juga disebut membawa dampak ekonomi yang signifikan penggunaan gas bumi yang lebih efisien dapat menekan biaya energi pelaku usaha, mengurangi ketergantungan terhadap energi impor, serta berpotensi meringankan beban subsidi energi negara.

Pemerintah sendiri disebut mendorong Batam sebagai kota percontohan berbasis gas, sebuah konsep yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi energi sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kawasan industri dan perdagangan yang kompetitif. PGN menargetkan berbagai program pengembangan infrastruktur gas terus berjalan hingga 2030.

Riza berharap dukungan seluruh pihak, termasuk media dan masyarakat, untuk menyukseskan agenda transformasi tersebut.

"Batam punya peluang besar menjadi kota berbasis gas pertama yang terintegrasi. Ini bukan hanya tentang energi, tapi tentang masa depan ekonomi daerah," tegasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....