Sinergi DPRD dan Pemko Jadi Kunci Pembangunan Batam
- 21 Feb 2026 11:01 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, tampil sebagai salah satu pembicara dalam agenda silaturahmi sekaligus dialog interaktif Satu tahun Kepemimpinan Wali Kota - Wakil Wali Kota Batam (Amsakar Achmad - Li Claudia Chandra), Jumat, 20 Februari 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari refleksi satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, yang digelar di Aula Engku Hamidah, lantai IV Kantor Wali Kota Batam. Selain Ketua DPRD, forum ini juga dihadiri Wakil Ketua III DPRD Batam Muhammad Yunus Muda, unsur Forkopimda Kota Batam, jajaran Pemerintah Kota Batam, serta perwakilan masyarakat.
Dalam dialog tersebut, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra menjadi narasumber utama. Mereka bersama Ketua DPRD menjawab berbagai pertanyaan terkait isu-isu yang mencuat, diantaranya persoalan banjir, tata kelola sampah, serta ketersediaan air bersih di Batam.

Pada kesempatan itu, Muhammad Kamaluddin menyampaikan ucapan selamat sekaligus penghargaan atas capaian satu tahun kepemimpinan Amsakar–Li Claudia. Ia juga menyinggung bahwa momentum tersebut beriringan dengan lebih dari setahun masa kerja pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam periode 2024–2029.
Ia menegaskan bahwa DPRD senantiasa menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan dengan membangun kerja sama erat bersama pemerintah kota dan pemangku kepentingan lainnya, khususnya dalam menyelesaikan tantangan pembangunan seperti banjir dan sampah.
“Dukungan DPRD dalam mengatasi persoalan ini diwujudkan melalui pengesahan anggaran dan pembentukan peraturan daerah terkait, agar penanggulangan banjir dan masalah sampah dapat dilaksanakan dengan landasan hukum yang jelas dan anggaran yang tersedia. Kita juga melakukan pengawasan serta mendorong dinas terkait untuk mempercepat pelaksanaan program-program yang berkaitan dengan permasalahan ini,” tegas Kamaluddin.
Ia menambahkan, berbagai komisi di DPRD kerap memfasilitasi pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan banjir, pengelolaan sampah, hingga layanan air bersih. DPRD, menurutnya, selalu terbuka terhadap aspirasi publik untuk kemudian disinergikan dengan kebijakan pemerintah kota agar arah pembangunan sejalan dengan kebutuhan warga.
“Kita melihat Pak Amsakar dan Bu Li Claudia Chandra sudah berupaya mengatasi berbagai persoalan ini, bukan saja melalui dinas terkait, tetapi juga turun langsung bersama kita seperti meluncurkan gerakan goro massal Batam Asri 2026. Beberapa capaian lain tentu sangat kita apresiasi, seperti pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, dan pengentasan kemiskinan,” ungkap Kamaluddin.
Dialog interaktif ini diharapkan menjadi ruang komunikasi yang efektif antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, guna memperkuat kolaborasi serta menjaga kesinambungan pembangunan Kota Batam ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....