Batam Segera Bangun Taman Budaya di Sekupang

  • 13 Feb 2026 21:25 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) tengah memproses pembangunan Taman Budaya sebagai pusat seni dan ekonomi kreatif. Gedung Beringin di kawasan Sekupang direncanakan akan disulap menjadi pusat seni dan budaya bagi para pelaku kreatif di Kota Batam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan perkembangan seni, budaya, dan perfilman di Batam saat ini menunjukkan tren yang sangat positif. Ia menilai sektor tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi kreatif daerah.

Menurutnya, pengembangan kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif merupakan penjabaran dari visi dan program prioritas Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Dalam 15 program prioritas tersebut, sektor pariwisata budaya dan ekonomi kreatif menjadi salah satu fokus utama.

“Dalam visi Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota bahwa pariwisata kebudayaan itu menjadi tagline yang penting. Bagaimana Batam ini menjadi satu kota pariwisata budaya dan ekonomi kreatif,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata saat berdialog bersama RRI. (Foto: Youtube RRI Batam)

Ardiwinata menjelaskan, salah satu program yang kini berproses adalah pembangunan pusat seni dan budaya untuk paguyuban. Gedung Beringin di Sekupang akan direvitalisasi menjadi Taman Budaya. Saat ini, proyek tersebut memasuki tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebelum masuk tahap pembangunan fisik.

“Kita sekarang sedang berproses untuk membangun namanya taman budaya. Gedung Beringin di Sekupang itu akan disulap menjadi taman budaya. Sekarang lagi proses DED kemudian pembangunan. Kita bekerja sama dengan Taman Ismail Marzuki dan Dewan Kesenian Jakarta juga,” ungkap Ardiwinata saat dialog bersama RRI, Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menambahkan, kajian akademis pembangunan Taman Budaya telah disusun dan saat ini proses teknis dibantu Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR). Pemerintah berharap kehadiran Taman Budaya nantinya tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita harapkan ini nanti pelaku-pelaku ekonomi kreatif, tentunya seni dan budaya punya satu tempat. Kita harapkan ini nanti juga sumber penghasilan juga PAD kita,” kata Ardiwinata.

Terkait nama resmi Taman Budaya tersebut, Ardiwinata menyebutkan penetapannya akan diumumkan langsung oleh Wali Kota Batam. Pemerintah Kota Batam meminta masyarakat menunggu kabar resmi terkait peluncuran pusat seni dan budaya tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....