BP Batam Perluas Peluang Investasi Maritim Global

  • 09 Feb 2026 21:10 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Posisi Batam yang berada di jalur pelayaran internasional strategis, khususnya Selat Malaka, kembali menarik perhatian industri maritim global di tengah persaingan ketat penguasaan rantai pasok dunia.


Menangkap peluang tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam mengintensifkan langkah diplomasi industri dengan menjalin komunikasi langsung bersama pelaku maritim dan logistik Eropa dalam rangkaian kegiatan di sela forum Euromaritime 2026 yang berlangsung di Marseille, Prancis.

Delegasi BP Batam dipimpin Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Fary Djemy Francis, didampingi Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni, serta Ketua Kadin Kepulauan Riau. Pendekatan yang dilakukan tidak sebatas promosi potensi, melainkan diarahkan pada pembahasan teknis dan solusi guna mendorong keputusan investasi yang dapat segera ditindaklanjuti.

Agenda awal diawali dengan pertemuan bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Marseille, Dian Kusumaningsih. Dalam kesempatan itu, ditegaskan dukungan diplomatik terhadap langkah BP Batam dalam memperluas jejaring investasi Indonesia di kawasan Eropa. BP Batam turut memaparkan perkembangan ekonomi Batam, status Free Trade Zone, serta arah transformasi kawasan sebagai simpul eksekusi industri maritim yang terhubung dengan arus perdagangan global.

“Di sela Euromaritime 2026, BP Batam secara aktif melakukan puluhan pertemuan bilateral dengan perusahaan pelayaran global, manufaktur komponen kapal, penyedia teknologi pelabuhan, operator logistik energi, konsultan desain perkapalan, hingga penyedia solusi industri maritim dari berbagai negara Eropa,” Ujar Fary Djemy Francis.

Pendekatan tersebut mencerminkan pergeseran strategi BP Batam dari promosi berbasis narasi menuju fasilitasi investasi yang berfokus pada penyelesaian hambatan nyata di lapangan.

Salah satu pertemuan strategis dilakukan dengan Ludovic Renou, Senior Vice President Global Commercial Agencies Network CMA CGM, yang membawahi jaringan komersial perusahaan di lebih dari 180 negara.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas perkembangan sektor industri dan logistik Batam, penguatan layanan direct call, serta peluang Batam di tengah pergeseran pusat pertumbuhan perdagangan global ke kawasan Asia. CMA CGM menyampaikan ketertarikan terhadap dinamika Batam dan mengungkapkan rencana pengiriman delegasi untuk melakukan kajian langsung.

Jaringan kerja sama BP Batam kemudian diperluas melalui pertemuan dengan Chambre de Commerce et d’Industrie Marseille Provence (CCIAMP), yang membuka peluang kolaborasi dengan ekosistem industri maritim Eropa Selatan. Rangkaian agenda berlanjut di Belanda melalui dialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda (ASPINA), yang menyoroti peran diaspora pelaku usaha sebagai jembatan strategis pembuka arus investasi lintas negara.

Dalam rangka penguatan diplomasi ekonomi, BP Batam juga melakukan audiensi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Belanda, H.E. Laurentius Amrih Jinangkung. Pada kesempatan tersebut, Dubes RI menyatakan dukungan terhadap langkah BP Batam dalam meningkatkan engagement dengan investor Eropa serta mendorong percepatan realisasi peluang investasi yang telah teridentifikasi.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan benchmarking ke Port of Rotterdam Authority, salah satu pelabuhan paling maju di dunia. Kedua pihak bertukar pandangan terkait transformasi pelabuhan modern menjadi ekosistem komersial bernilai tambah tinggi yang terintegrasi dengan sektor industri dan energi.

Pihak Port of Rotterdam memandang Batam sebagai kawasan strategis di Selat Malaka, ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang solid serta indikator kepelabuhanan yang menunjukkan tren positif.

Fary Djemy Francis menegaskan fokus baru BP Batam yang mengedepankan kepastian dan kecepatan realisasi investasi. “Dalam lanskap global yang semakin kompetitif, investor membutuhkan kepastian dan respons cepat. Pendekatan fasilitasi aktif memungkinkan Batam tidak hanya hadir dalam peta investasi global, tetapi menjadi lokasi implementasi nyata,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....