Lanud Hang Nadim Terima Alih Status BMN

  • 06 Feb 2026 13:17 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Lanud Hang Nadim resmi menerima alih status penggunaan Barang Milik Negara (BMN) dari Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam). Penandatanganan berita acara serah terima dilaksanakan pada Kamis (5/2/2026) di Makodau I dan dihadiri oleh Pangkodau I, Marsda TNI Muzafar, S.Sos., M.M., beserta jajaran pejabat utama Kodau I.

Dalam sambutannya, Pangkodau I menegaskan bahwa alih status BMN ini merupakan langkah strategis dalam penataan serta penguatan struktur organisasi TNI Angkatan Udara. BMN yang dialihstatuskan berupa tanah seluas 20.000 meter persegi dengan nilai Rp7.964.960.000. Aset tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kesiapan operasional serta pembinaan satuan TNI AU, khususnya di wilayah strategis Batam dan sekitarnya.

Pangkodau I juga menyampaikan apresiasi kepada BP Batam, Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, serta seluruh pihak terkait atas sinergi dan kerja sama yang baik sehingga proses alih status penggunaan BMN dapat terlaksana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, Danlanud Hang Nadim Letkol Pnb Hendro Sukamdani, M.Tr.Opsla, menyatakan bahwa alih status BMN ini merupakan bentuk kepercayaan dan dukungan pemerintah kepada TNI Angkatan Udara. Ia menegaskan komitmen Lanud Hang Nadim untuk mengelola aset negara tersebut secara tepat guna, transparan, dan akuntabel guna mendukung pelaksanaan tugas TNI AU dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan wilayah udara nasional.

Penandatanganan berita acara serah terima alih status penggunaan BMN turut disaksikan oleh pejabat utama Kodau I serta Dr. Alexsander Zulkarnain, AK, M.M., selaku Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam. Momentum ini menjadi wujud penguatan kolaborasi antarinstansi dalam mendukung pertahanan negara, khususnya di wilayah perbatasan dan kawasan strategis nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....