Kemenag Kepri Motivasi Calon Siswa MAN IC Batam

  • 04 Feb 2026 13:17 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Kota Batam menggelar kegiatan Open House yang diikuti oleh 500 calon siswa bersama orang tua serta turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kanwil Kemenag Kepri), Zoztafia pada Selasa 3 Februari 2026.

Kegiatan yang mengusung tema besar Insan Unggul, Berakhlak Mulia, dan Berprestasi Global ini dirancang sebagai ajang sosialisasi Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB).

Kepala MAN IC Kota Batam, Kamal mengatakan minat masyarakat terhadap madrasah unggulan ini terus melonjak tajam. Berdasarkan data terbaru, jumlah pendaftar tahun ini mencapai 1.772 orang, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 1.586 pendaftar

“Pendaftaran akan resmi ditutup pada 7 Februari 2026. Sementara pengumuman seleksi berkas pada 9 Februari 2026, dan pelaksanaan CBT (Computer Based Test): 14 s.d. 15 Februari 2026,” ungkapnya.

Untuk memberikan akses seluas-luasnya, Kamal menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan titik lokasi tes di daerah terluar seperti Anambas, Natuna, dan Lingga.

"Kami ingin menjemput talenta terbaik dari seluruh penjuru Kepulauan Riau," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kamal juga membagikan kabar membanggakan. Sebanyak 8 siswa MAN IC Batam telah berhasil meraih _Letter of Acceptance_ (LOA) dari berbagai perguruan tinggi ternama di luar negeri.

"Mulai Mei 2026, para siswa yang lolos LOA ini akan mendapatkan peluang beasiswa penuh dari Kementerian Agama. Ini adalah bukti nyata kualitas pendidikan kita," tambah Kamal.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kanwil Kemenag Kepri), Zoztafia memberikan apresiasi tinggi kepada para guru atas prestasi sepanjang tahun 2025. Beliau menegaskan bahwa MAN IC adalah lembaga dengan kredibilitas seleksi yang sangat terjamin.

"MAN IC adalah madrasah yang terjamin mutunya. Tugas kita bersama adalah memelihara budaya religiusnya. Bagi anak-anak yang ingin masuk, kuncinya adalah rajin belajar dan pendampingan orang tua yang maksimal," ujar Zoztafia.

Lebih jauh, Zoztafia menantang para siswa untuk tidak hanya puas di level nasional. Ia berharap lulusan MAN IC Kepri mampu menembus universitas atau akademi yang masuk dalam 20 ranking internasional. 

"Bersyukurlah para guru bisa mendidik anak-anak pilihan di sini. Dan untuk calon siswa, bersainglah secara sehat untuk menjadi insan unggul berprestasi global," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....