Wujud Solidaritas, Magabutri Kepri Salurkan Donasi Korban Bencana
- 25 Jan 2026 09:57 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Bentuk kepedulian terhadap sesama bagi korban bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera, Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia (Magabutri) Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam menyerahkan bantuan donasi sebesar Rp60.000.000 (Enam Puluh Juta Rupiah) ke kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Selasa 20 Januari 2026.
Donasi tersebut diserahkan langsung dari Ketua Magabutri Provinsi Kepri, Susanto Theodolite, kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia.
Ketua Magabutri Kepri, Susanto Theodolite, mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan respon spontanitas atas musibah yang menimpa saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Kejadian musibah ini menggerakkan hati kami. Kami mengajak vihara, cetya-cetya binaan Magabutri, dan umat Buddha Tridharma pada umumnya untuk memberikan bantuan dana melalui Kementerian Agama," ujar Susanto.
Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban keseharian para korban agar segera pulih, sembari mendoakan agar masyarakat Indonesia senantiasa dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Sementara itu Kakanwil Kemenag Kepri, Zoztafia, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan Magabutri menitipkan donasi tersebut kepada pemerintah.
"Kami mengapresiasi donasi ini. Semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir dan longsor di Sumatera," tutur Zoztafia.
Zoztafia juga menekankan bahwa peran Kementerian Agama bukan hanya mengurusi masalah ritual keagamaan, tetapi juga menjadi jembatan kemanusiaan. Menurutnya, kepedulian sosial yang ditunjukkan umat beragama adalah salah satu pilar utama penguatan moderasi beragama di Indonesia.
"Ini adalah bukti bahwa agama hadir sebagai solusi dan sumber kasih sayang bagi sesama manusia, tanpa memandang latar belakang. Kemenag akan selalu siap memfasilitasi setiap gerakan kebaikan dari umat untuk masyarakat yang sedang tertimpa bencana," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....