Awal Mula Sejarah Hari Kemerdekaan Papua Nugini

  • 16 Sep 2025 08:18 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Tanggal 16 September juga diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Papua Nugini. Papua Nugini sendiri merupakan negara kepulauan di Pasifik Selatan dan anggota dari Persemakmuran Inggris.

Sistem pemerintahannya berbentuk monarki konstitusional dengan Raja Inggris sebagai kepala negara. Raja diwakili oleh Gubernur Jenderal yang memimpin di Papua Nugini, saat ini dijabat oleh Bob Dadae.

Adapun sejarah kolonial Papua Nugini dimulai pada abad ke-18 dengan kedatangan kekuatan Eropa. Pada tahun 1884, Jerman menguasai wilayah utara sebagai German New Guinea.

Setelah Perang Dunia I pada 1914, Jerman kehilangan kendali atas wilayah utara. Pasukan Australia kemudian merebut wilayah ini dan mengelolanya sebagai mandat Liga Bangsa-Bangsa.

Sementara itu, bagian selatan Papua berada di bawah perlindungan Inggris sejak 1884. Wilayah ini diserahkan kepada Australia setelah kolonialisasi Australia pada 1902 dan kemudian mendapat status hukum resmi melalui Undang-Undang Papua 1905.

Pada 1949, setelah Perang Dunia II, Papua dan New Guinea secara administratif disatukan di bawah Australia. Meski begitu, secara hukum keduanya tetap berbeda hingga kemerdekaan, dengan Papua selatan menjadi territory Australia langsung dan New Guinea utara sebagai mandat Liga Bangsa-Bangsa.

Akhirnya, pada 16 September 1975, Papua Nugini memproklamasikan kemerdekaannya dari Australia. Meski merdeka, negara ini tetap menjadi anggota Persemakmuran Inggris dan mempertahankan sistem monarki, dengan Raja diwakili oleh Gubernur Jenderal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....