Karantina Kepri Dukung Hilirisasi Durian Bintan
- 21 Mei 2025 07:58 WIB
- Batam
KBRN, Batam: Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) terus meningkatkan komitmennya dalam mendukung peningkatan daya saing komoditas unggulan daerah melalui percepatan hilirisasi komoditas durian. Sebagai salah satu buah tropis primadona Indonesia, durian memiliki prospek fantastis dan potensi ekonomi yang sangat besar, tidak hanya dalam bentuk buah segar tetapi juga dalam berbagai bentuk produk olahan.
"Proses hilirisasi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan memperluas akses pasar produk hortikultura lokal," ujar Kepala Karantina Kepri, Herwintarti saat supervisi hilirisasi komoditas durian di Kab. Bintan pada Senin (19/5/2025).

Permintaan terhadap buah durian mengalami peningkatan signifikan dari berbagai negara tujuan ekspor seperti Tiongkok, Singapura, hingga kawasan Timur Tengah. Oleh karena itu, aspek mutu, keamanan pangan, serta jaminan kesehatan komoditas menjadi faktor penting yang terus diperkuat, agar komoditas durian dapat diterima di pasar internasional.
"Kami siap membantu fasilitasi hilirisasi durian ini, untuk persiapan ekspor ke Cina silahkan diurus GACC-nya, untuk penerbangan langsung nanti bisa kita sampaikan kepada maskapai penerbangan," tambah Herwintarti.
Karantina Kepri mencatat, pada tahun 2024 telah memberi layanan sertifikasi durian domestik keluar dari Provinsi Kepri dengan berbagai daerah tujuan sebanyak 61,8 ton yang memiliki nilai ekonomi sekitar Rp6,7 miliar, adapun sentra produksi durian sesuai data tersebut berada di Pulau Kundur, Kab. Karimun dan Pulau Bintan.
“Barantin berkomitmen memastikan bahwa setiap produk durian dan olahannya yang dilalulintaskan telah memenuhi standar keamanan dan bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK). Hilirisasi bukan sekadar peluang pasar, melainkan bagian dari upaya strategis penguatan ketahanan pangan berbasis lokal,” tutup Herwintarti.
Sebagai informasi, Kab. Bintan sendiri memiliki potensi sumber daya alam yang memadai untuk penyediaan bahan pangan di Provinsi Kepri. Petani maupun pengusaha dapat mengembangkan pertanian yang dipadukan dengan tujuan wisata, karena Bintan sangat terkenal sebagai daerah wisata laut dan resort.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....