Buka Puasa Bersama PMB Bengkong Pererat Ukhuwah di Masjid Namirah

  • 03 Mar 2026 10:52 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Semangat kebersamaan kembali terasa di Kecamatan Bengkong saat Persatuan Muballigh Batam (PMB) setempat menyelenggarakan agenda tahunan buka puasa bersama di Masjid Namirah, kawasan Cahaya Garden, Minggu, 1 Maret 2026. Sekitar 70 undangan hadir meramaikan kegiatan tersebut, mulai dari unsur pemerintahan, aparat keamanan, tokoh agama, hingga jamaah. Kebersamaan lintas elemen ini memperlihatkan kuatnya jalinan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Bengkong dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Ketua DKM Masjid Namirah, Ahmad Syukri Hadi, S.H., mengungkapkan rasa syukur atas dipilihnya Masjid Namirah sebagai lokasi kegiatan. Ia menyampaikan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang silaturahmi yang terbuka bagi berbagai aktivitas positif. Suasana keakraban begitu terasa ketika para tokoh dan jamaah duduk sejajar tanpa sekat, menegaskan nilai persaudaraan yang setara di hadapan Allah SWT.

Dukungan pemerintah turut mewarnai kegiatan tersebut melalui paparan Camat Bengkong yang menjelaskan tata cara pengajuan proposal pembangunan masjid dan mushola di wilayahnya. Informasi itu diharapkan dapat membantu pengurus rumah ibadah dalam meningkatkan sarana dan prasarana yang lebih memadai. Dari sisi keamanan, Babinkamtibmas Ardianto yang mewakili Polsek setempat menegaskan komitmennya mendukung program PMB, khususnya pembinaan generasi muda guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Tidak hanya berisi tausiyah, kegiatan ini juga diisi aksi sosial berupa penyaluran bantuan beras kepada lima warga dhuafa di lingkungan Cahaya Garden. Bantuan tersebut menjadi wujud nyata dakwah bil hal yakni menyampaikan pesan kebaikan melalui tindakan langsung. Langkah ini diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan warga sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.

Dalam sesi ceramah, Ketua PMB Bengkong, Imam Choirudin, S.Pd.I., menyampaikan refleksi tentang empat fondasi utama yang menjaga keseimbangan kehidupan. Ia menjelaskan bahwa kekokohan dunia ditopang oleh ilmu para ulama, keadilan pemimpin, kedermawanan kalangan berada, serta doa kaum dhuafa. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki peran strategis dalam membangun tatanan masyarakat yang harmonis dan beradab.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin Kyai Ahmad Junaidi, didampingi H. Sahnan dari KUA Bengkong. Usai doa bersama, seluruh peserta menikmati hidangan berbuka dalam suasana kekeluargaan. Momentum ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan sarana mempererat sinergi antara ulama, umaro (pemerintah), dan masyarakat demi terwujudnya Bengkong yang religius serta penuh keharmonisan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....