Mengatur Keuangan Saat Lebaran Agar Tidak Boros
- 08 Mar 2025 11:46 WIB
- Batam
KBRN, Batam: Ramadhan sudah dpertengahan bulan persiapan menyambut lebaran sudah terasa banyak kebutuhan yang harus di beli walau ada THR, tapi nyatanya kebutuhan untuk lebaran selalui melampaui dari target yang sudah direncanakan
Terlebih, momentum Hari Raya Idulfitri atau lebaran menjadi momen berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga, saudara dan kerabat. Tak jarang juga pada momentum ini Anda berbagi rezeki kepada keluarga dan saudara.
Hal tersebut sah-sah saja sebab berbagi rezeki bila mampu termasuk ibadah sedekah yang dianjurkan. Namun jangan sampai momen berbagi tersebut membuat keuanganmu makin menipis, simak tips mengatur keuangan saat lebaran berikut ini!
1. Optimalkan THR
Menjelang lebaran, setiap pemilik usaha akan membagikan Tunjangan Hari Raya (THR). Apalagi karyawan, Anda akan mendapatkan THR yang besarannya sama dengan gaji bulanan bila telah bekerja sesuai kebijakan perusahaan.
Kelebihan penghasilan di bulan Ramadan ini jangan bikin Anda merasa punya banyak uang sehingga dengan mudah membelanjakannya.
Supaya value THR semakin optimal manfaatnya, gunakan uang THR hanya untu keperluan lebaran saja. Misalnya untuk berzakat, berdonasi, membeli pakaian baru hingga uang yang akan dibagikan kepada anak kecil.
Sedangkan untuk keperluan bulanan seperti listrik, membeli sabun, hingga biaya transportasi untuk kerja tetap menggunakan uang dari penghasilan atau gaji.
2. Buat Perhitungan Anggaran khusus Lebaran
Setelah memisahkan keuangan antara gaij dan THR. Buat perencanaan kebutuhan khusus lebaran.
Beberapa contoh kebutuhan untuk lebaran misalnya saja angpau untuk anak-anak kecil, membeli pakaian baru, membayar zakat, hingga memberikan THR untuk orang tua.
Tulis dan susun setiap kebutuhan untuk lebaran beserta estimasi uang yang dibutuhkan.
Apabila Anda akan berangkat mudik, maka masukkan juga spare uang untuk transportasi pulang pergi mudik serta oleh-oleh untuk keluarga di kampung.
3. Tentukan Mana Pos Prioritas
Dari daftar kebutuhan lebaran yang telah Anda buat. Seleksi lagi kebutuhan dari yang paling prioritas hingga kebutuhan yang bisa dikesampingkan.
Sebagai umat Muslim, tentu prioritas pengeluaran lebaran yang utama adalah menunaikan zakat fitrah. Anda bisa memulai dari sana dan melanjutkan daftar prioritas kebutuhan.
Dengan begitu, keuangan semakin terarah. Hal-hal yang menjadi prioritas didahulukan sedangkan yang dikesampingkan bisa jadi bahan pertimbangan bila uangnya mencukupi.
4. Prioritaskan Zakat, Sedekah, dan Donasi
Nominal zakat fitrah telah ditetapkan setiap tahun sehingga Anda bisa langsung memisahkan uang untuk zakat fitrah.
Bagaimana dengan keperluan ibadah lainnya seperti donasi dan sedekah? Kedua kebutuhan ini juga tak kalah penting karena ganjarannya pahala bila Anda ikhlas. Namun posisi urgensinya masih berada di bawah zakat.
5. Belanja Kebutuhan Lebaran di Awal
Biasanya orang akan berbondong-bondong untuk belanja menjelang lebaran. Pada momen tersebut akan terjadi kelangkaan barang dan stok barang. Alhasil harganya akan melambung tinggi.
Untuk menghindarinya, sebaiknya bila keperluan lebaran di awal Ramadan. Saat itulah Anda akan mendapatkan harga barang yang kompetitif dan sesuai dengan kualitas barangnya.
6. Optimalkan Promo dan Diskon
Cara mengatur keuangan saat lebaran selanjutnya yaitu pintar dan cermat dalam mengoptimalkan promo dan diskon.
Mulai dari toko offline di pasar tradisional, toko di mall hingga toko online di media sosial dan e-commerce akan menawarkan promo dan diskon yang cukup besar menjelang lebaran.
Hal ini cukup menggoda Anda untuk membeli barang yang sebenarnya belum dibutuhkan namun dijual dengan harga miring. Jangan bersembunyi dibalik dalih, “nanti juga akan berguna dan terpakai.”
Dampaknya bila Anda tidak mengontrol diri saat melihat diskon yakni malah bikin boros.
7. Persiapkan Dana Darurat
Saat membuat perencanaan kebutuhan lebaran, selipkan juga dana darurat. Walaupun menurut perhitungan dan pertimbangan Anda sepertinya uang akan cukup.
Akan tetapi, tak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi saat Perayaan Hari Raya Idulfitri nanti.
Oleh karena itu, tetap persiapkan dana darurat sehingga Anda tak perlu cari pinjaman selama lebaran atau setelah lebaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....