Scaloni: Argentina Tampil Terbaik saat Berada di Bawah Tekanan
- 17 Jul 2026 10:49 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, menilai tekanan justru menjadi pemicu bagi skuadnya untuk mengeluarkan kemampuan terbaik. Pernyataan itu disampaikan setelah Albiceleste kembali membalikkan keadaan dan menyingkirkan Inggris 2-1 pada semifinal Piala Dunia 2026.
Dilansrid dari Reuters, dalam pertandingan tersebut, Argentina sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Anthony Gordon di awal babak kedua. Namun, sang juara bertahan berhasil bangkit dengan mencetak gol penyama kedudukan menjelang akhir laga sebelum memastikan kemenangan melalui gol pada masa tambahan waktu. Hasil itu membawa Argentina melangkah ke final untuk menghadapi Spanyol.
Keberhasilan tersebut memperpanjang tren impresif Argentina di fase gugur. Sebelumnya, mereka juga harus bekerja keras melewati Tanjung Verde dan Swiss lewat babak tambahan waktu, serta membalikkan ketertinggalan dua gol saat mengalahkan Mesir dengan skor 3-2.
Scaloni mengatakan mental para pemain menjadi faktor utama di balik keberhasilan timnya keluar dari situasi sulit.
"Saya benar-benar yakin tim ini justru memainkan sepak bola terbaiknya ketika berada dalam tekanan. Saat kami berada dalam situasi sulit dan lawan mulai sedikit kehilangan fokus, kami langsung melihat peluang dan menyerang dengan seluruh kemampuan yang kami miliki. Itulah karakter yang dimiliki tim ini," kata Scaloni.
Menurutnya, semangat pantang menyerah yang diperlihatkan para pemain menjadi hal paling membanggakan, terlepas dari apa pun hasil akhirnya.
"Saya bangga karena para pemain terus berjuang sampai peluit akhir berbunyi. Itu adalah hal yang paling penting bagi saya. Kalaupun kami harus tersingkir, kami akan pulang dengan keyakinan bahwa kami sudah memberikan segalanya di atas lapangan," ujarnya.
Scaloni juga menilai gol pembuka Inggris justru menjadi titik balik yang membangkitkan permainan Argentina.
"Setelah mereka mencetak gol, kami menunjukkan semua hal yang menurut kami menjadi makna sebenarnya dari sepak bola. Sepak bola bukan hanya tentang taktik, strategi, atau permainan yang indah. Semua prinsip yang kami yakini terlihat dalam 40 menit terakhir pertandingan," ucapnya.
Ia menggambarkan skuad Argentina sebagai kelompok pemain yang memiliki mental petarung dan tidak mudah gentar menghadapi tekanan.
"Mereka adalah para pejuang. Mereka tumbuh dalam lingkungan yang membuat mereka tidak takut menghadapi apa pun. Sejak kecil mereka selalu bersaing dan terbiasa dituntut menjadi yang terbaik. Tanggung jawab tidak pernah menjadi beban bagi mereka," tutur Scaloni.
Saat pertandingan memasuki menit-menit krusial, menurutnya tidak ada satu pun pemain yang bermain karena takut melakukan kesalahan.
"Ketika pertandingan memasuki 15 hingga 25 menit terakhir, mereka tetap meminta bola. Tidak ada yang berpikir, 'Bagaimana kalau saya melakukan kesalahan dan kami kalah di semifinal Piala Dunia?' Yang ada di pikiran mereka hanyalah bermain sepak bola seperti yang sudah mereka lakukan sepanjang hidup," katanya.
Scaloni menambahkan kekompakan menjadi kekuatan terbesar Argentina sepanjang turnamen.
"Mereka seperti sebuah keluarga. Mereka tidak pernah menyerah mengejar satu bola pun dan terus bertarung hingga detik terakhir. Kami tentu akan melakukan segala cara untuk memenangkan final. Tetapi saya juga bertanya, apa lagi yang harus dibuktikan oleh tim ini?" tutup Scaloni.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....