Zlatan Ibrahimovic Hibur Lucas Herrington Usai Gagal Penalti di Piala Dunia

  • 05 Jul 2026 10:26 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kegagalan Lucas Herrington menuntaskan tendangan penalti pada babak 32 besar Piala Dunia mendapat perhatian dari legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic. Mantan striker AC Milan itu memberikan dukungan moral kepada bek muda Australia tersebut agar tidak larut dalam kekecewaan.

Dilansir dari Reuters, Herrington yang masih berusia 18 tahun menjadi salah satu eksekutor Australia saat menghadapi Mesir. Namun, tendangan penalti keempat yang dilepaskannya hanya menghantam mistar gawang. Situasi itu dimanfaatkan Hossam Abdelmaguid yang sukses mencetak gol penentu kemenangan Mesir pada kesempatan berikutnya.

Australia akhirnya harus mengakhiri langkah di turnamen setelah kalah 2-4 dalam adu penalti, menyusul hasil imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu. Selain Herrington, Harry Souttar juga gagal mencetak gol dari titik putih.

Dalam perannya sebagai analis Piala Dunia di Fox, Ibrahimovic menilai adu penalti selalu menghadirkan tekanan besar sehingga hasilnya sulit diprediksi.

"Penalti itu seperti lotre. Kalau mencetak gol, kamu menjadi pahlawan. Kalau gagal, sayangnya kamu menjadi bukan siapa-siapa," kata Ibrahimovic.

Ia kemudian menyampaikan pesan penyemangat secara langsung kepada Herrington yang dinilai telah menunjukkan keberanian luar biasa.

"Saya hanya ingin menyampaikan kepada Herrington. Kamu baru berusia 18 tahun, masih sangat muda, dan ini baru awal kariermu."

"Keputusanmu untuk maju mengambil penalti menunjukkan keberanian yang luar biasa. Tidak semua orang berani melakukan itu. Temanku, kamu yang terbaik. Jangan dengarkan omongan orang lain."

"Tapi dengarkan, Herrington, kalau kamu ingin menghubungi saya, saya ada di sini."

Herrington merupakan salah satu wajah muda yang dipercaya memperkuat Australia di Piala Dunia. Dari sebelas pemain yang tampil sebagai starter, enam di antaranya masih berusia 23 tahun atau lebih muda.

Bek muda tersebut mengaku pesan dari Ibrahimovic memberinya semangat setelah mengalami momen paling mengecewakan dalam kariernya sejauh ini.

"Saya mungkin orang pertama yang akan menyalahkan diri sendiri dan bersikap keras terhadap diri saya. Jadi, mendengar kata-kata seperti itu dari seorang legenda sepak bola sangat berarti bagi saya," ujar Herrington.

Ia juga menegaskan bahwa keputusannya mengambil penalti bukan tanpa alasan. Kepercayaan penuh dari tim pelatih serta hasil latihan yang baik membuatnya yakin untuk maju sebagai algojo.

"Saya rasa banyak orang bertanya-tanya kenapa saya maju mengambil penalti. Tim pelatih selalu mendukung saya dan percaya kepada saya. Selama latihan pekan ini saya berhasil mengeksekusi penalti dengan baik. Kami sudah berlatih, saya percaya diri, saya tahu ke mana ingin mengarahkan bola. Saya menjalankan rutinitas saya, tetapi sayangnya hasilnya tidak sesuai harapan."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....