Marc Marquez Menang Sprint GP Jepang, Pangkas Jarak dengan Martin

  • 03 Okt 2026 16:10 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Marc Marquez berhasil memanfaatkan sprint MotoGP Grand Prix Jepang untuk memperkecil selisih poin dengan Jorge Martin dalam persaingan menuju gelar juara dunia. Pembalap Ducati itu keluar sebagai pemenang dalam balapan pendek di Sirkuit Motegi, Sabtu.

Dilansir dari Reuters, kemenangan tersebut membuat Marquez mendapatkan tambahan lima poin atas Martin. Dengan hasil itu, koleksi poin Marquez kini mencapai 306 angka, sementara Martin masih berada di puncak klasemen dengan 313 poin. Persaingan keduanya akan kembali berlanjut pada balapan utama, Minggu.

Marquez langsung mengambil keuntungan sejak awal lomba. Dari posisi depan, ia bergerak agresif pada tikungan pertama dan berhasil mengambil posisi Martin yang sebelumnya merebut pole position setelah mencatat lap tercepat di Motegi.

Setelah berada di depan, Marquez tidak memberikan banyak kesempatan kepada para pesaingnya. Juara dunia tujuh kali tersebut mampu menjaga jarak hingga garis finis dan mengamankan kemenangan sprint.

"Targetnya adalah berada di baris terdepan saat kualifikasi. Start dari posisi pertama atau kedua merupakan tempat terbaik untuk menjalani sprint race dengan baik," kata Marquez.

Performa Marquez juga didukung perubahan kecil yang dilakukan Ducati sebelum sprint. Pembalap berusia 33 tahun itu mengaku merasa lebih nyaman setelah penyesuaian tersebut.

"Kami melakukan sedikit perubahan untuk sprint race dan saya merasa jauh lebih baik dengan motor ini."

Martin sebenarnya menyelesaikan balapan di urutan kedua. Namun, hasil tersebut kemudian berubah setelah ia mendapat penalti karena keluar dari batas lintasan. Posisi kedua akhirnya menjadi milik Diogo Moreira dari LCR Honda.

Persaingan Martin dengan Enea Bastianini menjadi salah satu momen menarik pada lap terakhir. Keduanya terlibat duel ketat dan sempat melewati batas lintasan ketika Martin berusaha mempertahankan posisinya.

"Saya mencoba melakukan segala yang saya bisa pada lap terakhir untuk menjaga Enea tetap di belakang. Saya berhasil melakukannya," ujar Martin.

Pembalap asal Spanyol itu mengakui dirinya tidak menyadari secara pasti bagian lintasan yang disentuh saat duel tersebut berlangsung. Fokusnya ketika itu adalah menjaga Bastianini tetap berada di belakang.

"Saya tidak tahu persis di mana saya menyentuh bagian luar lintasan, karena saya benar-benar fokus agar tidak melakukannya. Jadi, itu merupakan kesalahan besar."

Sementara itu, Moreira mencatat pencapaian penting dengan meraih podium sprint pertamanya di MotoGP. Hasil tersebut juga menjadi podium sprint pertama bagi tim satelit LCR sejak 2023.

"Hari ini adalah harinya. Kami melihat kecelakaan itu dan saya berkata, 'Oke, hari ini saya akan mencoba menekan untuk melihat hasilnya'. Pada akhirnya, lap demi lap, saya semakin nyaman dengan motor ini," kata pembalap Brasil berusia 22 tahun itu.

Nasib kurang beruntung dialami Pedro Acosta. Pembalap KTM yang baru saja mengamankan kemenangan perdana di kelas MotoGP itu memulai sprint dari baris terdepan, tetapi harus mengakhiri lomba lebih awal setelah terlibat insiden bersama Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio.

Ai Ogura menjadi pembalap Jepang dengan hasil terbaik setelah menempati posisi kelima. Pembalap Trackhouse tersebut finis di depan Marco Bezzecchi, rekan setim Martin di Aprilia, yang kembali kehilangan peluang untuk memangkas jarak dalam persaingan klasemen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....