BYD Jadi Sponsor Utama Singapore International Marathon 2026
- 17 Mar 2026 23:28 WIB
- Batam
RRI.CO.ID - Batam, Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, kini ditetapkan sebagai sponsor utama ajang Singapore International Marathon. Pengumuman ini disampaikan pada Selasa (17/3), menandai babak baru dalam penyelenggaraan lomba lari bergengsi tersebut.
Pihak penyelenggara juga mengumumkan adanya pembatasan jumlah peserta menjadi maksimal 52.000 orang untuk seluruh kategori lomba. Kebijakan ini diambil guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas pengalaman para pelari selama mengikuti event.
Singapore International Marathon dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 6 Desember. Rangkaian lomba akan dimulai dengan kategori 5 km dan 10 km pada malam hari tanggal 4 Desember. Selanjutnya, half marathon digelar pada pagi 5 Desember, dan puncaknya marathon penuh berlangsung pada pagi 6 Desember. Khusus kategori anak-anak akan dilaksanakan pada pagi hari tanggal 4 Desember. Proses pendaftaran peserta direncanakan dibuka pada April mendatang.
Masuknya BYD sebagai sponsor utama menjadi perubahan pertama sejak lebih dari dua dekade terakhir. Sebelumnya, posisi tersebut dipegang oleh Standard Chartered Bank selama 22 tahun. Perwakilan BYD Singapura, James Ng, menyampaikan bahwa pihaknya merasa bangga dapat menjadi bagian dari perkembangan ajang lari nasional tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya bersifat kompetisi, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat melalui semangat yang sama.
Selain BYD, adidas juga diumumkan sebagai sponsor pendamping. Dengan demikian, nama resmi acara kini berubah menjadi BYD Singapore International Marathon presented by adidas. Sementara Standard Chartered tetap berperan sebagai bank resmi.
Tiga kategori lomba tahun ini akan menggunakan nama sponsor masing-masing, yakni BYD Marathon, adidas Half Marathon, dan Standard Chartered 10 km. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 55.000 pelari, jumlah peserta tahun ini mengalami penurunan. Langkah ini diambil sebagai respons atas keluhan terkait kepadatan, baik di garis akhir maupun sepanjang rute lomba pada penyelenggaraan sebelumnya.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Kallang oleh penyelenggara baru, SG International Marathon Private Limited (SGIMPL). SGIMPL ditunjuk sebagai operator baru setelah melalui proses seleksi terbuka yang dilakukan oleh Sport Singapore pada Desember lalu. Mereka menggantikan Ironman Asia yang sebelumnya mengelola event ini selama sepuluh tahun terakhir.
Penyelenggara menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah menghadirkan perlombaan yang lebih nyaman dan berorientasi pada kebutuhan pelari. Dengan dukungan berbagai mitra, event ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang semakin diminati.
Direktur acara, Shalindran Sathiyanesan, menjelaskan bahwa timnya terdiri dari para pelari aktif yang memiliki pengalaman mengikuti berbagai lomba internasional. Hal ini menjadi dasar dalam merancang konsep acara yang lebih baik. Ia juga menegaskan bahwa pembatasan jumlah peserta merupakan langkah strategis untuk memastikan pengalaman lomba yang lebih optimal.
Terkait potensi kemacetan, terutama pada lomba malam, pihak penyelenggara mengaku telah berkoordinasi dengan instansi terkait guna meminimalkan penutupan jalan dan dampaknya bagi masyarakat. Sebagai catatan, lomba malam yang digelar pada 2019 sempat menimbulkan kemacetan parah di sejumlah titik kota dan menuai kritik dari publik.
Sementara itu, pihak Sport Singapore menilai kolaborasi baru ini akan membantu meningkatkan kualitas dan daya saing marathon nasional Singapura di kancah internasional, sekaligus menarik lebih banyak pelari dari berbagai kalangan. BYD sendiri menegaskan bahwa keterlibatannya dalam ajang ini merupakan bagian dari strategi untuk lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya sebagai produsen kendaraan, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup.
Kategori marathon utama tetap mempertahankan status World Athletics Gold Label, menjadikannya satu-satunya ajang di Asia Tenggara dengan pengakuan tersebut. Adapun kategori lainnya akan menjalani pengukuran dan sertifikasi resmi dari Association of International Marathons and Distance Races. Dalam penyelenggaraan tahun ini, Sport Singapore, Singapore Tourism Board, serta Singapore Athletic Association tetap menjadi mitra utama acara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....