Investasi hingga AI Jadi Strategi Indonesia Hadapi Ekonomi Global

  • 03 Okt 2026 05:41 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Jakarta - Menghadapi ketidakpastian ekonomi global, pemerintah memperkuat strategi pertumbuhan melalui investasi, pengembangan industri, ekonomi digital, energi, dan peningkatan produktivitas sumber daya manusia. Strategi tersebut diarahkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap tinggi, inklusif, dan berkelanjutan hingga 2029.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan, pemerintah menjalankan tiga mesin utama pertumbuhan ekonomi. Mesin pertama berupa revitalisasi ekonomi konvensional, mesin kedua membangun mesin ekonomi baru, sedangkan mesin ketiga meningkatkan produktivitas dan daya saing sumber daya manusia.

Pada sektor manufaktur, pemerintah mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional, industri semikonduktor, serta revitalisasi industri padat karya. Sementara sektor ekonomi digital diarahkan melalui pembangunan data center di salah satu Kawasan Ekonomi Khusus, sedangkan sektor energi diperkuat melalui keamanan energi dan peningkatan penggunaan energi bersih.

Untuk mempercepat produktivitas, pemerintah menjalankan Program Vokasi dan Program Magang Nasional sekaligus meningkatkan akses pembiayaan bagi sektor produktif dan berorientasi ekspor. Kebijakan tersebut juga didukung upaya menjaga stabilitas makroekonomi, daya beli masyarakat, efisiensi, iklim investasi, sektor finansial, dan jaring pengaman sosial.

Selain penguatan sektor ekonomi, Indonesia juga mulai memperkuat kerja sama di bidang kecerdasan buatan. Indonesia resmi menjadi Founding Member World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) sejak 16 Juli 2026 bersama 28 negara pendiri lainnya, dengan tujuan antara lain menjembatani kesenjangan AI, membangun tata kelola AI global yang inklusif, serta memperkuat kerja sama kapasitas dan investasi AI untuk kepentingan sipil.

“Kita harus aktif di forum AI, karena kalau tidak kita ketinggalan. Apalagi secara esensi, AI saat ini perkembangannya luar biasa besar,” pungkas Susiwijono.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....