Pelatihan Vokasi Jadi Strategi Hadapi Tantangan Pengangguran Muda

  • 07 Sep 2026 05:51 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Serang - Sekitar 4,8 juta generasi muda masih masuk dalam kelompok pengangguran nasional, meski Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) telah turun menjadi 4,65 persen. Kondisi tersebut mendorong pemerintah memperkuat pelatihan vokasi untuk memperkecil kesenjangan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan penguatan vokasi penting dilakukan seiring pertumbuhan investasi dan penciptaan lapangan kerja. Hingga Semester I 2026, realisasi investasi mencapai Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen secara tahunan dan setara 49,5 persen dari target, serta menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja secara nasional.

Kebutuhan tenaga kerja juga terus berubah seiring perkembangan sektor digital dan ekonomi hijau. Pemerintah melihat peluang pekerjaan baru, seperti teknisi panel surya, teknisi turbin, hingga tenaga dengan keterampilan smart farming. Pengembangan energi surya hingga 100 GW juga diproyeksikan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja dan industri pendukung.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, mengatakan pelatihan vokasi harus disusun berdasarkan kebutuhan nyata dunia kerja. “Pelatihan vokasi perlu dirancang secara adaptif agar kompetensi yang diberikan benar-benar relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan jenis pekerjaan. Kolaborasi antara Pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk memastikan proses upskilling dan reskilling tidak hanya meningkatkan keterampilan tenaga kerja, tetapi juga memperkuat kesiapan mereka menghadapi perubahan teknologi dan transformasi industri,” ujarnya.

Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 menargetkan sekitar 340.000 peserta. Pemerintah mendorong kolaborasi dengan dunia usaha serta pemanfaatan fasilitas pelatihan pemerintah pusat dan daerah agar peningkatan kompetensi tenaga kerja dapat berjalan seiring dengan transformasi industri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....