Inklusi Keuangan Nasional Capai 93,6 Persen

  • 07 Sep 2026 04:35 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Tingkat inklusi keuangan nasional telah mencapai 93,6 persen dan melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan, termasuk bagi pelajar dan generasi muda.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengatakan perluasan akses layanan keuangan perlu diiringi peningkatan literasi agar masyarakat mampu menggunakan layanan keuangan secara bijak. Hal tersebut disampaikannya dalam Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurut Susiwijono, akses layanan keuangan bagi pelajar semakin mudah melalui layanan Laku Pandai dan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kegiatan menabung di lingkungan sekolah. Pemerintah juga terus mendorong penguatan inklusi dan literasi keuangan melalui lingkungan sekolah dan pesantren.

Meskipun capaian inklusi keuangan telah melampaui target, pemerintah menilai perluasan akses masih harus dilanjutkan, terutama bagi anak-anak dan pelajar. Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu peluang untuk menghadirkan layanan keuangan yang lebih mudah, praktis, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda.

Melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) dan seluruh pemangku kepentingan, pemerintah akan terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan. Langkah tersebut diharapkan membentuk generasi yang semakin melek keuangan dan mampu merencanakan masa depan secara lebih baik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....