Spatial Indonesia Resmi Dideklarasikan, Dorong Ekosistem Spatial Nasional
- 30 Agt 2026 06:32 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Organisasi dan komunitas nirlaba Spatial Indonesia resmi dideklarasikan sebagai wadah kolaborasi untuk mendorong pengembangan ekosistem teknologi spatial di Indonesia.
Spatial Indonesia membawa fokus pada sejumlah teknologi strategis, di antaranya Spatial Computing, Artificial Intelligence atau AI, Extended Reality atau XR, Digital Twin, Robotics, Computer Vision, hingga teknologi yang berkaitan dengan Industry 5.0.
Pendiri sekaligus Ketua Umum Spatial Indonesia, Ari Nugrahanto, mengatakan perkembangan teknologi spatial secara global membuka peluang bagi Indonesia untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi turut berperan dalam penelitian dan pengembangan teknologi tersebut.
| Baca juga: GPIM Resmi Kukuhkan Kepengurusan Nasional |
Menurut Ari, Spatial Indonesia dibentuk untuk mempertemukan talenta, akademisi, peneliti, perusahaan teknologi, industri, startup, pemerintah, hingga investor dalam satu ekosistem terbuka.
Ia mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong kegiatan penelitian, pelatihan, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, pendampingan usaha, hingga membuka peluang investasi dan penyerapan tenaga kerja di sektor teknologi spatial.
Sementara itu, Ketua Harian Spatial Indonesia, Muhammad Tafani Rabbani, mengatakan organisasi tersebut telah menyiapkan sejumlah program yang akan mulai dijalankan tahun ini. Tiga program awal tersebut yakni SpaRing atau Spatial Sharing, Stup atau Spatial Meetup, dan SpaceThon atau Spatial Hackathon.

SpaRing akan menjadi forum berbagi pengetahuan dan pengalaman yang menghadirkan praktisi, akademisi, peneliti, serta pakar industri. Stup difokuskan sebagai ruang networking dan kolaborasi antarkomunitas, talenta, startup, industri, dan perusahaan teknologi.
Sedangkan SpaceThon dirancang sebagai ajang pengembangan solusi berbasis teknologi spatial melalui kompetisi dan kolaborasi lintas disiplin, dengan fokus pada persoalan nyata, pengembangan prototipe, serta penerapan di industri.
Spatial Indonesia juga membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan teknologi nasional maupun global. Dukungan yang diharapkan tidak hanya berupa pendanaan, tetapi juga perangkat keras dan lunak, sumber daya cloud, fasilitas penelitian, pelatihan, beasiswa, mentorship, hingga pengembangan riset bersama.
Spatial Indonesia menilai Indonesia memiliki modal penting untuk membangun ekosistem teknologi spatial, mulai dari besarnya jumlah talenta digital, basis industri yang luas, pasar domestik yang besar, hingga kebutuhan transformasi digital di berbagai sektor.
Ke depan, organisasi ini akan mengembangkan berbagai bidang, termasuk Spatial Computing, AI dan Computer Vision, AR/VR/MR/XR, Digital Twin, Simulation, Robotics, Game Technology, Smart Factory, serta Immersive Education.
Melalui prinsip “Explore. Create. Transform.”, Spatial Indonesia menargetkan terbentuknya ekosistem nasional yang mempertemukan manusia, pengetahuan, teknologi, industri, dan investasi untuk menghasilkan inovasi yang berdampak bagi Indonesia dan dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....