Modernisasi C-130HS A-1319 Perkuat Kemandirian Alutsista TNI AU Nasional
- 21 Agt 2026 11:13 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Modernisasi pesawat angkut C-130HS Hercules milik TNI Angkatan Udara terus diperkuat melalui dukungan industri dirgantara nasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pemeliharaan alat utama sistem senjata (alutsista) sekaligus memperkuat kemandirian pertahanan Indonesia.
Pesawat C-130HS Hercules dengan tail number A-1319 yang telah menjalani proses modernisasi di Garuda Maintenance Facility (GMF) resmi diserahkan kepada pemerintah dan TNI AU. Penyerahan berlangsung di Cengkareng, Tangerang, dengan Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi menyerahkan pesawat kepada Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin.
Selanjutnya, pesawat tersebut diserahkan kepada TNI Angkatan Udara dan diterima oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. Serah terima ini menandai selesainya salah satu program modernisasi pesawat angkut yang memiliki peran penting dalam mendukung berbagai operasi TNI AU.
Modernisasi A-1319 menjadi bukti meningkatnya kapasitas industri dirgantara nasional dalam menangani pemeliharaan dan peningkatan kemampuan pesawat militer. Keterlibatan industri dalam negeri juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap fasilitas pemeliharaan di luar negeri, khususnya untuk kebutuhan perawatan dan modernisasi alutsista.
Pesawat Hercules memiliki peran strategis bagi TNI AU, terutama dalam mendukung mobilitas personel dan logistik, operasi kemanusiaan, distribusi bantuan bencana, hingga berbagai misi pertahanan. Karena itu, kesiapan armada angkut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kemampuan TNI AU merespons kebutuhan operasional secara cepat dan efektif.
Modernisasi pesawat juga sejalan dengan kebutuhan TNI AU untuk mempertahankan kesiapan operasional alutsista di tengah perkembangan teknologi penerbangan. Dukungan industri nasional memungkinkan proses pemeliharaan dan peningkatan kemampuan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional pengguna sekaligus meningkatkan penguasaan teknologi di dalam negeri.
Penguatan kemampuan GMF dan industri dirgantara nasional diharapkan terus berkembang sehingga Indonesia memiliki ekosistem pemeliharaan alutsista yang semakin mandiri. Modernisasi C-130HS A-1319 dengan demikian tidak hanya memperpanjang dan meningkatkan kemampuan operasional armada, tetapi juga menjadi bagian dari langkah strategis membangun kemandirian pertahanan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....