Dua Hercules TNI AU Kirim 27 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- 17 Agt 2026 12:52 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - TNI Angkatan Udara (TNI AU) bergerak cepat menyalurkan bantuan pemerintah bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan jalur udara agar kebutuhan logistik dapat segera tiba di wilayah terdampak dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Pada Sabtu 15 Agustus 2026, sebanyak 27,09 ton bantuan tahap pertama diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Bandara Internasional Komodo, NTT. Bantuan tersebut diangkut menggunakan dua pesawat Hercules yang dikerahkan TNI AU untuk mendukung percepatan penanganan bencana.
Pesawat C-130J Super Hercules membawa bantuan dengan muatan sekitar 14.000 kilogram, sedangkan pesawat C-130 Hercules mengangkut 13.090 kilogram. Bantuan yang dikirim berupa berbagai kebutuhan pokok yang diperlukan masyarakat selama masa tanggap dan penanganan pascabencana.
Selain mengerahkan dua pesawat Hercules untuk membawa bantuan logistik, TNI AU turut menyiapkan pesawat Boeing 737-800 untuk mengangkut personel yang akan membantu penanganan bencana di wilayah terdampak. Pengerahan pesawat dan personel ini menjadi bagian dari dukungan TNI AU terhadap upaya pemerintah dalam mempercepat penanganan dampak gempa.
Pengiriman melalui jalur udara dinilai penting mengingat kondisi bencana dapat memengaruhi kelancaran distribusi melalui jalur darat maupun laut. Dengan kapasitas angkut yang besar, pesawat Hercules mampu membawa ribuan paket bantuan dalam satu rangkaian penerbangan sehingga distribusi logistik kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien.
Kesiapan penerbangan bantuan tersebut ditinjau langsung oleh Komandan Grup 1 Angkut, Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma, S.T., M.M., M.Han., di Apron Baseops Lanud Halim Perdanakusuma. Dalam arahannya kepada seluruh kru dan personel yang terlibat, ia menekankan pentingnya menjaga fokus, disiplin, serta mengutamakan keselamatan penerbangan selama menjalankan misi kemanusiaan.
Pengerahan kekuatan udara untuk mendukung penanganan bencana menjadi salah satu bentuk respons cepat TNI dalam membantu masyarakat di daerah terdampak. Bantuan tahap pertama yang diberangkatkan dari Jakarta diharapkan segera diterima dan disalurkan kepada warga, sekaligus mendukung kebutuhan personel di lapangan dalam proses penanganan serta pemulihan pascagempa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....